by

Cara Memperbaiki Aki Kering yang Soak

Bagaimana cara memperbaiki aki kering? Mungkin banyak dari pemilik kendaraan baik pemilik Motor Baru & Mobil Baru yang bingung dengan pertanyaan ini. Pasalnya saat aki kering soak atau rusak, umumnya bakal dibuang dan diganti dengan yang baru, bukan diperbaiki.

Jika ada anggapan tersebut, tidaklah salah. Hanya saja mengganti aki kering bukanlah satu-satunya jalan. Masih terdapat jalan lain, seperti mencoba untuk memperbaikinya.

Cara memperbaiki aki kering pun tidak sulit, hampir sama dengan perbaikan aki basah. Kamu hanya perlu membuka tutupnya, kemudian isi pakai cairan elektroda (air zuur). Pasti ada yang bertanya, memangnya aki kering bisa diisi ulang?

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbaikan, sebaiknya ketahui dulu pengertian aki kering terlebih dulu. Hal ini dimaksud supaya kita lebih paham dan bisa memperbaikinya dengan baik. 

Pengertian Aki Kering

cara memperbaiki aki kering
Aki kering biasa memiliki boks berwarna gelap (gambar kiri). Sementara aki basah dibungkus dengan boks transparan (gambar kanan)

Salah satu bagian paling penting dalam mobil atau motor adalah aki. Fungsinya sebagai sumber listrik untuk mengalirkan arus ke banyak komponen yang ada di mobil, termasuk mengaktifkan mesin.

Bicara garis besar, aki dibagi dalam dua tipe yaitu kering dan basah. Jangan kira karena dinamakan aki kering, tidak memiliki cairan di dalamnya. Pada dasarnya aki kering dan aki basah itu mirip, alias sama-sama punya cairan.

Perbedaannya pada aki kering, cairan tersebut tidak kelihatan. Hal ini dikarenakan boks yang dipakai berwarna gelap (hitam, kuning, hijau). Kemudian bagian atasnya juga disegel dan tampak rata, tidak terlihat lubang pengisian air aki sama sekali.

Sementara aki basah biasanya menggunakan boks transparan, sehingga tingkat ketinggan air tampak secara jelas. Lalu di sisi atas aki, terdapat lubang yang bisa dibuka tutup dengan mudah untuk pengisian cairan.

Di samping itu, perbedaan aki kering dan aki basah adalah cara perwatannya. Aki kering sangat minim perawatan, termasuk tidak perlu diisi ulang cairan secara berkala. Oleh karenanya sering disebut pula sebagai aki maintenance free (MF).

Beda dengan aki basah yang perlu diisi ulang cairan secara berkala. Misalnya sebulan sekali, kamu wajib cek ketinggian air. Bila sudah berkurang, ada baiknya diisi sampai batas yang ditentukan.

Meski begitu, aki kering bukan berarti tidak boleh diisi cairan. Terutama untuk kondisi darurat, seperti saat tegangannya mulai berkurang atau tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk mengaktifkan mesin mobil dan motor.

Baca juga  Jangan Beli Yamaha Xmax Bekas, Sebelum Baca Ini

Cara Memperbaiki Aki Kering Sendiri di Rumah

cara memperbaiki aki kering
Setelah aki kering diisi cairan, kamu bisa jumper untuk mengembalikan tegangannya seperti semula. Itulah salah satu cara memperbaiki aki kering.

Banyak orang mengira bahwa aki kering jika sudah soak tidak bisa diperbaiki. Padahal sebenarnya aki kering bisa diperbaiki asalkan kondisi cell-nya masih bagus sehingga bisa diisi listrik lagi. Aki kering yang cell-nya sudah rusaklah yang seharusnya diganti dengan yang baru. Tapi jika masih bagus masih bisa diperbaiki.

Jadi jangan terburu-buru mengganti aki kering soak. Cobalah perbaiki terlebih dulu dengan cara mengisi cairannya kembali. Diharapkan dengan melakukan perbaikan, kamu bisa menghemat biaya dibanding harus membeli aki baru. Berikut cara memperbaiki aki kering yang rusak.

Percayalah cara memperbaiki aki kering tidak sulit. Kamu juga dapat melakukannya sendiri di rumah. Pertama-tama, hanya perlu siapkan beberapa peralatan penunjang.

Mulai dari cairan elektrolit atau air aki zuur. Ingat khusus air aki ini yang memakai kemasan warna merah, bukan biru. Pasalnya isinya berbeda. Khusus perbaikan aki kering, kamu perlu pakai air aki zuur.

Lalu siapkan pula obeng minus atau pencungkil. Peralatan ini berguna dalam membuka kover aki kering. Siapkan juga lap kering untuk mencegah tetesan air aki, dan suntikan tinta printer. Berikutnya cara memperbaiki aki kering, kamu bisa ikuti langkah di bawah ini:

1. Copot Aki dari Mobil dan Motor

Sebelum memulai perbaikan, kamu perlu pastikan dulu motor atau mobil dalam keadaan mati. Lalu cari lokasi aki, untuk mobil biasanya di dalam kap mesin. Sementara aki motor, letaknya biasa di bawah jok. Kemudian copot kabel dengan kutup positif dan negatif yang menempel ke aki.

Bersihkan bagian luar aki menggunakan lap kering. Hal ini dimaksudkan saat memperbaiki aki, kotoran tidak akan jatuh atau masuk ke dalamnya.

2. Buka Kover Aki Kering

Setelah aki bersih, kamu bisa coba buka tutup bagian atas aki kering menggunakan obeng minus. Membukanya pun harus hati-hati dan tidak boleh kasar, karena berisiko merusak aki. Jika sampai rusak, aki kering malah tidak bisa diperbaiki serta harus mengganti dengan yang baru.

3. Masukkan Cairan Elektrolit atau Air Aki Zuur

Setelah terbuka, akan tampak adanya lubang yang biasa digunakan untuk menyimpan air aki. Sebelum memasukkan cairan elektrolit ke dalam lubang tersebut, pastikan penutup karet di masing-masing lubang sudah dibuka.

Baca juga  Shell Super Vs Pertamax Vs Total Performance 92, Bagus Mana?

Lalu masukkan air zuur dalam tabung suntik dan suntikkan ke dalam tiap-tiap lubang. Suntikkan jarum ke dalam lubang karet sampai 1 cm di bawah lubang tersebut. Lakukan sampai semua lubang sudah terisi dan merata.

Ketika memasukkan air zuur harus hati-hati. Jangan sampai terkena tangan karena bisa menimbulkan efek gatal atau membut kulit terluka.

4. Jumper Aki

Cara memperbaiki aki kering selanjutnya, tutup kembali lubang karet.  Langkah selanjutnya adalah pasang kembali penutup aki. Pastikan semua komponen terpasang seperti sebelumnya.

Kemudian Isi tegangan atau daya listrik aki. Ini bisa dilakukan dengan setrum aki atau dengan jumper aki. Teknik menjumper pun tidak boleh asal. Kamu wajib sesuaikan kabel dengan kutub positif dan negatif di aki, jangan sampai tertukar.

Baca Juga: Agar Tidak Salah Langkah, Ini Dia Cara Lengkap & Mudah Jumper Aki Mobil.

5. Coba Starter Mesin Kendaraan

Jika tegangan di aki kering sudah terisi, maka langkah selanjutnya copot kabel jumper. Kemudian pasang kabel aki ke mobil kamu secara tepat. Coba starter mesin kendaraan.

Bila aki dengan cell yang masih sehat atau baik, maka akan bisa dipaki untuk mengaktifkan mesin kembali. Jika tidak, maka sudah saatnya kamu untuk mengganti aki yang lama dengan aki yang baru.

Ingatlah, bahwa setiap bagian dari mobil atau motor memang memiliki masa aktifnya. Begitu pula dengan aki kering. Aki ini memiliki masa berlaku sekitar 2 tahun. Oleh karenanya wajib untuk mengecek keadaannya secara teratur atau berkala.

Salah satu hal yang perlu diwaspadai, bila aki kering lebih cepat soak dari usia wajarnya. Agar tidak terjadi kerusakan lebih cepat, kamu juga perlu mengetahui cara merawat aki kering. Tidak sulit, hany saja perlu ketelitian.

Cara Merawat Aki Kering Agar Tidak Cepat Soak

aki kering
Salah satu pilihan aki kering terbaik untuk motor adalah Motobatt

Di samping memberi informasi soal cara memperbaiki aki kering, tidak kalah penting untuk kamu mengetahui cara merawat aki kering. Hal ini dimaksud supaya usia pakai aki bisa mksimal. Sekaligus aki tidak cepat soak sebelum waktunya.

Baca Juga: Cara Mudah Merawat Aki Kering.

Yang pertama adalah hindari melakukan modifikasi yang berlebihan, terutama untuk kelistrikan. Pasalnya ini bisa mengonsumsi listrik lebih banyak daripada seharusnya. Contoh modifiksi yang bisa membuat aki cepat soak, menambahkan banyak lampu.

Baca juga  Jangan Beli Harley Davidson Bekas, Sebelum Baca Ini!

Kemudian kamu juga wajib menghemat pemakaian listrik pada kendaraan. Matikan lampu lebih dulu saat akan mematikan mesin motor atau mobil. Begitu pula hidupkan lampu ketika mesin sudah hidup lebih dulu. Lakukan hal yang sama untuk AC mobil.

Hal selanjutnya yng bisa dilakukan untuk merawat aki kering adalah membersihkannya. Bersihkan aki secara teratur. Bagian yang wajib diperhatikan kebersihannya adalah terminal aki. Terminal aki yang tertutup debu atau kotoran akan menghambat hantaran listrik dari aki ke komponen motor atau mobil. Jalannya kendaraan pun tidak akan maksimal.

Jangan lupa untuk selalu menghidupkan mesin motor atau mobil dan memanakannya terlebih dahulu selama kurang lebih 15 menit sebelum digunakan untuk beraktivitas. Mesin yang tidak pernah dipanasi akan sangat rentan membuat aki cepat rusak atau soak. Karena itu jangan pernah malas untuk memanasi mesin motor sebelum memakainya untuk beraktivitas ya.

Selain karena masa pakainya yang sudah mendekati expired, aki yang soak tentu ada penyebabnya. Meskipun cara memperbaiki aki kering yang rusak cukup mudah, namun ada baiknya untuk mencegahnya kan? Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

Satu tips lain yang tidak kalah pentingnya adalah jangan lupa untuk mencatat tanggal penggantian aki saat kamu mengganti aki yang memang rusak dengan yang baru. Ini akan memudahkan kamu dalam mengantisipasi mesin yang mogok karena aki yang sudah saatnya diganti. Ini juga akan mempermudah kamu mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan penggantian aki lagi.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Merk Aki Motor Terbaik.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu ya. Nantikan selalu tips lain yang tak kalah bermanfaat hanya di Moladin. (LDR) 

Baca Juga :

Comment

Leave a Reply

Terbaru