by

5 Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik, Yakin Mau Beli?

Sebelum kamu melakukan pembelian, ada baiknya ketahui kelebihan dan kekurangan mobil listrik. Hal ini penting, supaya tidak menyesal di kemudian hari.

Bukan berarti kendaraan bertenaga baterai itu tidak bagus. Tentu saja ada beberapa kelebihan mobil listrik. Sebut saja biaya pengisian baterai yang murah, serta tidak memiliki emisi gas buang.

Hanya saja ada beberapa faktor yang membuat mobil listrik memiliki kekurangan. Ambil contoh di Indonesia belum memiliki fasilitas pengisian baterai umum yang memadai. Kemudian banderol kendaraan elektrifikasi masih cenderung mahal.

Agar tidak ada penyesalan setelah membeli, sebaiknya simak secara detail lima kelebihan dan kekurangan mobil listrik di bawah ini:

1. Biaya Isi Daya Baterai Lebih Murah Dibanding Isi Bensin

kelebihan dan kekurangan mobil listrik
Hyundai Ioniq Electric jadi mobil dinas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

Bahasan kelebihan dan kekurangan mobil listrik, dimulai dari keunggulannya lebih dulu. Salah satu yang membuat kendaraan jenis ini menarik adalah biaya isi daya baterainya yang murah.

Sebagai gambaran buat kamu, pengisian baterai Hyundai Ioniq sampai penuh dari posisi minimum membutuhkan biaya sekitar Rp 60 ribu (1 kWh = Rp 1.400). Kemudian untuk kemampuan menjelajah mobil ini dengan kondisi baterai penuh adalah 373 Km.

Dengan kata lain, per kilometer perjalanan cuma dibutuhkan biaya Rp 160. Murah bukan?

Coba bandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin. Secara umum untuk kapasitas mesin 1.500 cc, konsumsi BBM rata-ratanya 12 Km/liter. Harga bensin RON 92 sekitar Rp 9.000 per liter. Berarti untuk melaju per kilometer, dibutuhkan biaya Rp 750.

Baca juga  Wuling MINI EV Meluncur Juni 2020, Mobil Listrik Murah!

Jadi bisa disimpulkan, mobil listrik bisa mengirit biaya perjalanan sekitar 4,5 kali lipat dibanding mobil bensin.

2. Fasilitas Pengisian Baterai Belum Memadai

kelebihan dan kekurangan mobil listrik
SPBU Pertamina Fatmawati bisa dipakai untuk isi daya baterai mobil listrik

Penggunaan baterai memang jadi kelebihan dan kekurangan mobil listrik. Meski biaya pengisian ulang dayanya murah, namun butuh tegangan listrik yang tidak sedikit.

Misalnya kamu mau isi ulang baterai Hyundai Ioniq di rumah, butuh minimal 2.200 VA. Itu pun dengan catatan, tidak boleh mengaktifkan peralatan kelistrikan lain yang membutuhkan daya besar seperti pompa air, mesin cuci, setrika, dan sebagainya.

Jadi kalau mau aman, kamu harus punya listrik di rumah dengan daya minimal 4.400 VA. Itu pun untuk pengisian baterai, tidak bisa sebentar. Butuh 14 jam dari posisi minimal ke penuh.

Kemudian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) juga belum banyak tersebar di Indonesia. Dominasinya masih ada di Jakarta dan jumlahnya terbatas.

Padahal jika melakukan pengisian di SPKLU dengna mode fast charging di SPKLU, baterai mobil listrik Hyundai Ioniq bisa terisi penuh dari kondisi minimal hanya dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit.

3. Harga Mobil Listrik Masih Mahal

kelebihan dan kekurangan mobil listrik
Harga mobil listrik di Indonesia, paling murah Rp 600 jutaan

Di Indonesia, harga mobil listrik masih cenderung tinggi. Ambil contoh BMW i3 yang dijual di atas Rp 1 miliar. Kemudian Tesla model 3, banderolnya juga tidak beda jauh.

Baca juga  Menakar Kiprah Mobil Listrik Toyota di Tanah Air, Laku?

Kemudian Hyundai coba menggebrak pasar otomotif Tanah Air dengan menghadirkan Ioniq dan Kona Electric. Banderolnya jauh lebih murah yaitu Rp 600 jutaan. Hanya saja tetap belum terjangkau buat kebanyakan masyarakat Indonesia.

Terlebih di sisi lain, mobil-mobil dengan mesin konvensional berbahan bakar bensin jauh lebih murah. Banderol low cost green car atau mobil LCGC seperti Daihatsu Ayla, Toyota Calya, Suzuki Karimun Wagon R, masih ada yang dijual dengan harga di bawah Rp 200 juta.

Harga yang mahal memang bisa jadi kelebihan dan kekurangan mobil listrik. Disebut sebagai kelebihan, karena terasa eksklusif untuk orang-orang yang memilikinya. Sementara dari sisi kekurangan, dengan harga mahal tentu mobil listrik belum bisa jadi produk massal yang dipakai banyak orang.

4. Bila Terjadi Kerusakan, Belum Banyak Bengkelnya

kelebihan dan kekurangan mobil listrik
Saat ini ada pabrikan yang menawarkan garansi baterai mobil listrik selama 8 tahun

Masalah selanjutnya adalah soal perbaikan. Jika ada kerusakan, hanya tersedia bengkel resmi untuk menanganinya. Maklum ini teknologi baru yang ada di sektor otomotif Tanah Air. Alhasil belum banyak mekanik bisa mengatasinya.

Beda dengan mobil konvensional berbahan bakar minyak yang bisa ditangani oleh bengkel pinggir jalan sekalipun. Lalu suku cadangnya juga berlimpah, dari versi original sampai KW.

Baca juga  C+pod, Mobil Listrik Murah Toyota Rp 200 Jutaan

Walau demikian, pihak pabrikan tahu betul untuk membuat konsumen merasa tidak terlalu bingung dengan persoalan ini. Sebut saja Hyundai yang berani memberi garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 Km.

5. Polusi Jadi Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik

baterai mobil listrik
Baterai mobil listrik yang tidak terpakai, bisa menimbulkan polusi yang berbahaya buat manusia

Bahasan kelebihan dan kekurangan mobil listrik selanjutnya adalah terkait polusi yang ditimbulkan. Ini sesungguhnya masih jadi perdebatan. Banyak orang beranggapan mobil listrik tidak punya emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.

Kalau dari sisi tidak mengeluarkan asap berbahaya dari knalpot, tentu benar. Hal tersebut karena mobil bersumber tenaga baterai, tidak punya knalpot.

Hanya saja yang perlu kamu ketahui, polusi akibat penggunaan mobil bukan cuma berasal dari gas buang saja. Ban yang bergesekan dengan aspal, kemudian pengkikisan kampas rem juga menciptakan polusi udara. Walau memang dalam hal ini, mobil listrik masih lebih baik dibanding mobil konvensional berbahan bakar minyak.

Nah potensi polusi terbesar dari penggunaan mobil listrik justru hadir dari baterai. Jika sudah tidak terpakai, limbah baterai ini bisa sangat berbahaya untuk manusia karena masuk kategori B3. Ditambah lagi, di Indonesia belum ada fasilitas daur ulang untuk baterai mobil listrik.

Itulah tadi bahasan soal kelebihan dan kekurangan mobil listrik. Setelah mengetahuinya, apakah kamu tertarik beli?

Terbaru