Sabtu, Juni 15, 2024
Banner-Wuling-Cloud-EV

Penjualan Suzuki Carry Pikap dan Gran Max Pikap Tahun 2023 Anjlok

by Tigor Sihombing
Suzuki carry

Penetrasi Suzuki Carry Pikap di segmen komersial sepanjang tahun 2023 tetap diakui sebagai model andalan Suzuki Indonesia. 

Suzuki Carry Pikap mampu memimpin penjualan Suzuki dengan kontribusi terbanyak dalam akumulasi penjualan merek Jepang tersebut, meski sayangnya penjualan ritel mobil ini justru mengalami penurunan cukup signifikan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2023, penjualan ritel pikap mengalami penurunan sebesar 7.931 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Selama tahun 2023, Suzuki Carry Pikap berhasil terjual sebanyak 44.391 unit ke konsumen, yang pada gilirannya menyumbang sebesar 54% terhadap penjualan ritel Suzuki secara keseluruhan,” kata Randy R. Murdoko selaku Asst. to Dept. Head of 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS). 

Pimpin penjualan Suzuki, daya serap pasar pada Carry Pick-up sepanjang 2023 menurun drastis

Pimpin penjualan Suzuki, daya serap pasar pada Carry Pick-up sepanjang 2023 menurun drastis

Meskipun kontribusi Suzuki Carry Pikap tetap signifikan, penurunan yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya tentu menimbulkan pertanyaan apakah model ini masih mampu bersaing di pasar otomotif Indonesia.

Baca juga  Review Suzuki Karimun Kotak: Desain Unik, Mesin Irit

Tidak hanya penjualan ritel, penjualan secara keseluruhan dari Suzuki Motors di Indonesia juga mengalami penurunan sepanjang tahun 2023.

Data Gaikindo mencatat bahwa total penjualan ritel Suzuki selama tahun tersebut hanya mencapai 82.224 unit, mengalami penurunan sebesar 7,66% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 89.067 unit.

Penurunan ini menunjukkan adanya tantangan yang semakin besar di pasar otomotif Indonesia, di mana preferensi konsumen dan persaingan semakin ketat.

Perubahan Suzuki Carry pikap terbaru

Ini perubahan Suzuki Carry pikap terbaru

Bukan hanya penjualan ritel yang mengalami penurunan, tetapi penjualan mobil Suzuki dari pabrik ke konsumen (whole sales) juga mengalami penurunan signifikan.

Dalam kurun waktu satu tahun, wholesales Suzuki mengalami penurunan sebesar 10,34%. Dengan total wholesales hanya mencapai 81.057 unit jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang mampu menggapai angka 90.408 unit.

Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh PT SIS dalam menjaga daya saingnya di pasar komersial domestik.

Gran Max Pikap juga alami penurunan penjualan

Suzuki Carry

Daihatsu GranMax PU (Pikap)

Tidak hanya Suzuki Carry, daihatsu Granmax pick up juga mengalami penurunan. Secara volume dan kontribusi model, penjualan ritel Daihatsu Granmax selama tahun 2023 sebanyak 43.896 unit dengan kontribusi 22,6%.

Pertanyaan mendasar muncul: mengapa penjualan Suzuki Carry dan Daihatsu Granmax 2023 mengalami penurunan yang signifikan?

Beberapa faktor mungkin berkontribusi, termasuk persaingan yang semakin sengit, perubahan preferensi konsumen, atau bahkan masalah tertentu yang terkait dengan model tersebut. Perusahaan mungkin perlu mengevaluasi strategi pemasaran dan inovasi produk untuk memastikan bahwa Suzuki New Carry Pick Up dapat kembali menjadi primadona di pasar otomotif Indonesia.

Melihat kondisi ini, Suzuki perlu merumuskan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan dan kembali meraih kepercayaan konsumen. Inovasi produk, peningkatan kualitas layanan purna jual, dan adaptasi terhadap tren pasar yang berkembang dapat menjadi kunci kesuksesan dalam mengembalikan daya saing Suzuki Carry di pasar otomotif Indonesia.

Seiring dengan itu, perhatian terhadap perubahan dalam preferensi konsumen dan perkembangan industri otomotif menjadi krusial agar Suzuki tetap relevan dan berhasil bersaing di pasar yang dinamis ini.

Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Baca juga  Suzuki Ertiga vs Honda Mobilio, Bagus Mana?

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika