by

Perjalanan Honda Brio di Indonesia, Dari 2012 Hingga Saat Ini

Perjalanan Honda Brio di Indonesia cukup menarik perhatian. Pasalnya meski baru berkiprah di industri otomotif Tanah Air di tahun 2012 lalu, namun mobil ini menjadi salah satu pilihan masyarakat yang mendambakan sebuah city car efisien, stylish dengan harga yang terjangkau.

Terlebih Honda Brio Satya yang mengisi segmen low cost green car (LCGC), ternyata mampu bersaing dengan produk-produk lain di segmen itu, dan turut berkontribusi besar dalam penjualan Honda khususnya di tahun 2019 lalu.

Sedikit menilik ke belakang, Honda Brio pertama kali datang ke Indonesia berstatus Completely Built Up (CBU) dari Thailand di tahun 2012. Satu tahun berselang, Honda Brio mulai dirakit lokal alias Completely Knock Down (CKD).

City car 5-penumpang itu pun sempat mengalami sejumlah ubahan di Indonesia, hingga akhirnya di tahun 2018. Honda Prospect Motor (HPM) akhirnya melakukan ubahan total pada mobil perkotaannya itu.

Lalu seperti apa perjalanan Honda Brio dari generasi ke generasi di Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Honda Brio Generasi Pertama (2012)

Honda Brio generasi pertama yang masuk Indonesia
Honda Brio generasi pertama memiliki tampilan yang sporty dan mungil

Sejak pertama kali meluncur di Indonesia, Honda Brio menyasar kepada konsumen muda di Indonesia. Hal itu tertuang dari desainnya yang sporty dan juga kompak yang menjadi nilai positif dari mobil ini.

Penggunaan nama Brio diambil dari bahasa Italia yang berarti ceria dan bersemangat. Honda mengklaim penamaan itu paling cocok dengan mobil berukuran mungilnya itu.

Secara tampilan, Honda Brio generasi pertama sudah memiliki tampilan yang menarik. Mulai dari penggunaan bumper yang memiliki ukuran airdam yang cukup besar, menyatu dengan cover fog lamp.

Pada bagian gril juga sudah dihiasi dengan aksen krom, serta lampu utama disematkan halogen multireflector.

Baca juga  Komparasi Daihatsu Xenia Vs Honda Mobilio, Mana Pilihanmu?

Beralih kebagian samping, lekukan buritan terlihat agresif memanjang dari bagian fender depan hingga pilar C. Bagian samping semakin menarik berkat hadirnya pelek berukuran 14 inci berkelir silver, dengan dukungan rem cakram depan dan tromol belakang.

Ciri Khas Brio

bagian belakang gen 1 Honda Brio
Desain bagian belakang Honda Brio gen 1 yang ikonik

Menariknya, pada bagian belakang pada generasi pertama ini menggunakan full kaca untuk pintu bagasinya. Tampilan belakang mengingatkan kita pada Civic Wonder lansiran 80-an.

Lalu untuk lampu rem dibuat seperti segitiga dengan bagian bulat ditengahnya, dan bumper tanpa banyak lekukan sehingga terlihat dinamis.

Masuk ke dalam kabin, Brio memiliki dominasi warna hitam, coklat dan krem. Desain cukup sederhana seperti lekukan panelnya, bentuk kisi-kisi AC berbentuk bulat, head unit 2-Din, serta 3 knob pengaturan AC.

Mobil yang dibanderol dengan harga Rp149 juta hingga Rp 170 jutaan itu di awal kemunculannya. Di dukung dengan spidometer bergaya sporty, namun masih menggunakan analog dengan MID monokrom berukuran kecil berwarna orange.

Honda Brio juga didukung dengan jok model semi bucket yang tak bisa dipisah antara badak jok serta headrest, sementara di bagian jok belakang tanpa headrest dan memiliki leg room yang cenderung terbatas.

Namun soal keamanan mobil ini patut diacungi jempol, karena telah dilengkapi dengan 2 SRS Airbag, seatbelt 3 titik untuk penumpang depan dan 2 penumpang belakang, serta sudah ABS dan EBD.

Mesin 1.2 liter dan 1.3 liter

Mesin 1.2 liter Honda Brio
Mesin 1.2 liter Honda Brio

Honda Brio generasi pertama ditawarkan dalam dua pilihan mesin, L12B (1.200 cc) dan L13A (1.300 cc) dengan tenaga masing-masing 88 hp dan 99 hp. Terdapat 2 pilihan transmisi juga yakni manual 5 percepatan, dan otomatis 5 percepatan, serta berpenggerak roda depan.

Baca juga  7 Keunggulan Honda BR-V, Calon Konsumen Wajib Tahu!

Memasuki tahun 2013, Honda memperluas pasar bagi Honda Brio setelah berstatus CKD. Di mana varian Brio 1.2 liter hadir dalam versi Brio Satya yang bertarung di segmen LCGC. Tahap awal Satya hanya tersedia dalam pilihan transmisi manual dengan fitur yang terbatas.

Sementara untuk tipe S atau E diubah dengan interior bernuansa hitam, dengan fitur yang lebih lengkap. Sementara untuk varian mesin 1.3 liter menjadi tipe Brio Sport.

2. Honda Brio facelift (2016)

Honda Brio facelift 2016
Honda Brio facelift 2016 mengalami sejumlah ubahan tampilan jadi semakin sporty

Memasuki tahun 2016, Honda Brio berbenah diri dengan berbekal sejumlah ubahan pada tampilan eksterior dan interiornya. Honda Brio facelift mendapatkan sentuhan baru pada desain bumper depat yang terlihat lebih agresif, lengkap dengan gril dengan ukuran yang lebih besar berwarna hitam untuk menunjang tampilannya jadi lebih sporty.

Selain itu, Honda Indonesia juga menghilangkan varian Brio Sport dan menggantinya dengan tipe RS dengan mesin L12B, dengan dua pilihan transmisi 5-percepatan manual dan CVT untuk varian matiknya.

Pada bagian lampu depan juga telah dilengkapi dengan LED projector dan DRL yang sama dengan Mobilio RS. Sebagai pembeda dengan model sebelumnya, pada varian RS sudah dilengkapi dengan pelek berukuran 15 inci dual tone. Sisanya model lampu rem menggunakan mika dual tone berkelir merah dan putih.

Perubahan paling terasa pada Honda Brio facelift terlihat pada sisi interiornya. Honda seakan berbenah pada produk city car-nya itu. Sekilas tampilan interior mirip dengan Mobilio dan BR-V, yang membedakan hanya dari sisi warna saja.

Baca juga  Harga Daihatsu Ayla Facelift 2020 Justru Lebih Murah

Di mana untuk varian selain RS dibalut dengan kelir hitam berpadu dengan krem dan RS mendapatkan warka hitam menyeluruh hingga ke plafon dan pilar.

3. Honda Brio Generasi 2 (2018)

Brio gen 2
Secara tampilan Honda Brio generasi kedua ini sangat mirip dengan Honda Mobilio

Dua tahun berselang setelah facelift, Honda Brio generasi terbaru meluncur di Indonesia. Tampilannya kini makin segar, dan juga sporty.

Secara tampilan masih mirip-mirip dengan generasi sebelumnya, seperti penggunaan bumper yang serupa. Namun yang membedakan terlihat pada lampu utama, gril serta kap mesin yang terlihat menyerupai Honda Mobilio.

Sementara bagian belakangnya sudah tidak ada pintu full kaca lagi, diganti model lebih normal dengan pintu plat body. Lampu belakang juga dapat sentuhan baru, meski masih menggunakan halogen biasa. Tapi ketika menyala terlihat lampu belakangnya mirip dengan lampu LED.

Desain bumper belakangnya juga terlihat lebih segar dan lebih sporty. Karena ada penambahan diffuser untuk tipe RS.

All New Honda Brio 1
Bagian belakang menjadi salah satu yang mengalami perubahan signifikan dari generasi sebelumnya

Untuk interiornya, tidak ada ubahan sama sekali dari sebelumnya. Hanya saja tipe RS memiliki aksen orange sehingga lebih terlihat keren. Satu lagi yang membedakan, bagian jok telah dilengkapi dengan headrest untuk menunjang kenyamanan pengemudi dan penumpang.

Namun sayang, Honda belum berbenah dengan sektor jantung mekanisnya. Masih mengandalkan mesin 1.2 liter dengan tenaga sebesar 95 ps dengan torsi 114 Nm. Mungkin saja dianggap mesin ini masih mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat pecinta city car di pasar domestik.

Baca juga:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru