oleh

Test Drive Honda HR-V Gen 3 di Bali, Nyaman?

Saya sudah melakukan test drive Honda HR-V Gen 3 di Bali. Bagaimana rasa berkendaranya? Apakah irit BBM? Lewat tulisan ini, saya siap beberkan semuanya.

Sesi test drive bersama HR-V terbaru memang cukup singkat, alias cuma satu hari. Walau demikian, saya bisa merasakan sensasi mobil SUV ringkas tersebut dengan cukup komprehensif, baik sebagai pengemudi mau pun penumpang.

Lalu rute perjalanannya juga beragam. Bukan cuma jalan aspal mulus, tapi juga ada yang bergelombang. Kemudian saya pun melewati jalanan sempit khas Bali, serta medan yang berbukit-bukit.

Total perjalanan 108 Km mengelilingi Bali Selatan. Dimulai dari Rumah Luwih di Gianyar, menuju Starbucks Reserve Dewata di Kuta, kemudian ke UC Silver Gold di Gianyar. Selanjutnya perjalanan ke area pantai Melasti Beach Ungasan. Hingga berakhir di Manari Beach House di Nusa Dua.

Unit yang saya gunakan dalam sesi test drive HR-V Gen 3 kali ini adalah HR-V 1.5 Liter tanpa turbo varian SE alias varian tertinggi.

Jajal Berkendara dengan HR-V 1.5 SE

test drive honda hr-v gen 3 di bali 004
Bobot kemudi HR-V terasa pas, bantingan suspensinya cukup nyaman untuk sebuah SUV

Melihat desain HR-V terbaru, siapa yang tidak tergiur? Apalagi di varian SE, sudah pakai pelek besar 18 inci serta ada opsi warna bodi two tone.

Kemudian masuk ke dalam kabin sebagai pengemudi, saya agak kecewa karena pengaturan jok dan setir masih manual. Jadi, harus keluar tenaga lebih untuk bisa menemukan posisi duduk ternyaman.

Baca juga  Hyundai Creta N Line Meluncur, Ganteng dan Pakai Turbo!

Padahal kalau melihat harga HR-V 1.5 SE ini tembus Rp 403,1 juta (OTR Jakarta), harusnya bisa pakai versi elektrik. Apalagi kompetitor yaitu Hyundai Creta juga sudah pakai pengaturan jok dan setir elektrik.

Setelah menemukan posisi berkendara yang pas, sesungguhnya tidak ada masalah lain. Test drive HR-V gen 3 terasa begitu nyaman, saya sebagai pengemudi benar-benar puas. Apalagi dibandingkan HR-V lama.

Dalam hal kekedapan kabin, terasa betul peningkatannya. Suara dari luar, kini lebih minim masuk ke dalam. Kenyamanan lain ada di kisi-kisi AC yang kini punya pilihan sebaran yang beragam, sehingga tidak langsung menerpa wajah pengemudi.

Bicara performa, pun tidak perlu diragukan. Bagaimana tidak? Mesin 1.500 cc DOHC milik HR-V terbaru punya tenaga istimewa. Di atas kertas bisa melontarkan torsi hingga 145 Nm dan tenaga 121 PS, itu yang terbaik di kelasnya.

Ketika saya coba gas pol, rasanya memang mantap. Melahap tanjakan di area Pantai Melasti sungguh tidak sulit.

Begitu melewati jalan kosong seperti Tol Bali Mandara, akselerasinya cukup cekatan. Ditambah lagi ada paddle shift yang bisa dipakai untuk simulasi pindah gigi secara manual.

Bobot kemudi HR-V terbaru juga pas, tidak terlalu ringan dan berat. Jadi saat dipakai bermanuver sat kecepatan tinggi, masih sangat nurut.

Baca juga  Nissan Terra 2021, Apa Saja yang Berubah?

Bantingan suspensinya pun kini semakin nyaman, terlebih dibanding HR-V lama. Hanya saja karakter kaki-kaki khas SUV yang kaku, masih dipertahankan. Jadi ya, jangan samakan kenyamanan seperti berkendara MPV atau sedan.

Sistem Keselamatan HR-V Istimewa

test drive honda hr-v gen 3 di bali 006
Seluruh varian HR-V terbaru sudah pakai Honda Sensing sebagai teknologi keselamatan

Kemudian yang membuat test drive Honda HR-V Gen 3 semakin menyenangkan adalah hadirnya fitur keselamatan lengkap. Pabrikan berlogo H menamakannya Honda Sensing.

Jadi HR-V bisa mengintervensi secara otomatis, baik itu gas dan rem, hingga kemudi untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Istimewa bukan?

Tidak cuma itu, ada pula fitur pendeteksi penggunaan safety belt hingga ke penumpang belakang. Jadi kalau ada yang tidak pakai, akan muncul informasi di panel instrumen pengemudi dan peringatan suara.

Konsumsi BBM HR-V Terbaru

test drive honda hr-v gen 3 di bali 002
HR-V terbaru dibuat lebih aerodinamis dengan bodi lebar dan atap rendah

Setelah test drive Honda HR-V Gen 3 di Bali selama satu hari penuh, saya langsung melihat panel instrumennya. Ini dilakukan untuk mengetahui keiritan konsumsi BBM SUV tersebut.

Ternyata didapat angka irit 14,2 Km/liter dengan ECON Mode sering aktif. Catatan yang cukup baik untuk SUV ringkas 1.500 cc. Terlebih saya berkendara seperti biasa, melewati kemacetan, jalanan lengang, hingga medan menanjak.

Memang dengan ECON Mode aktif, mobil lebih irit. Hanya saja di sisi lain, HR-V jadi kurang bertenaga. Putaran mesin akan dibuat serendah mungkin, sehingga tidak terlalu responsif saat pedal gas diinjak.

Baca juga  5 Kekurangan MG ZS Indonesia, Rival Kuat HR-V

Saran saya, nonaktifkan ECON mode, kalau mau berkendara dengan menyenangkan bersama HR-V Gen 3!

Rasanya Jadi Penumpang Di Jok Belakang HR-V

test drive honda hr-v gen 3 di bali 003 - interior
Kenyamanan jok belakan HR-V, standar saja!

Test drive Honda HR-V Gen 3 kali ini, saya bukan cuma merasakan sensasi sebagai pengemudi. Coba jadi penumpang pun dilakoni, semata-mata agar mendapat gambaran komprehensif atas mobil SUV tersebut.

Duduk di belakang, rasanya biasa saja. Joknya memang besar, kemudian ada tiga head rest. Kemudian di tengah ada hand rest portabel. Di atas tersedia panoramic glass roof besar. Standar kenyamanan memang sudah dicapai, tapi tidak lebih dari itu.

Ambil contoh, jok belakang tidak bisa diatur maju dan mundur. Sandarannya pun paten. Untuk pemilik tinggi 168 cm, head room dan leg room terbilang pas saja.

Lalu material joknya pun belum kulit sepenuhnya. Jadi kalau sampai ketumpahan makanan atau minuman, agak sulit dibersihkan. Apalagi jika membawa anak-anak.

Simpulannya, kalau saya sih, jika harus memilih lebih baik jadi pengemudi di HR-V 1.5 SE dibanding penumpang! Bagaimana dengan kamu?

Itulah tadi basahan kelebihan dan kekurangan dari hasil test drive Honda HR-V Gen 3 di Bali. Untuk informasi terbaru dan terlengkap seputar otomotif, pantau terus Moladin!

Terbaru