by

7 Tips Berkendara Aman Saat Hujan untuk Pengendara Mobil

Berkendara aman saat hujan dengan mobil sungguh perlu kita lakukan. Pasalnya itulah cara agar kita selamat sampai tujuan. Tentu kamu tidak mau ada masalah di perjalanan bukan?

Sebenarnya mau musim hujan atau bukan, kita perlu berkendara mobil dengan aman. Bedanya ketika hujan, kita wajib pasang tingkat kewaspadaan ekstra. Salah satunya karena air yang menggenang di jalan membuat ban mobil tidak bisa mencengkeram aspal sebaik saaat kondisi kering. Di samping itu, hujan juga membuat pandangan berkendara tidak terlalu luas.

Masih banyak lagi efek hujan yang bisa mempengaruhi cara berkendara kita saat di mobil. Supaya meminimalkan potensi kecelakaan, coba ikuti 5 tips berkendaraa aman saat hujan lewat bahasan berikut ini:

1. Pastikan Kondisi Ban Mobil

berkendara aman saat hujan
Ban mobil yang sudah aus harus diganti, karena sangat membahayakan saat berkendara di musim hujan.

Tips aman berkendara mobil saat musim hujan yang pertama, kamu perlu cek kondsisi ban. Ini penting, karena ban merupakan satu-satunya komponen yang bersentuhan dengan jalan.

Bila ban dalam kondisi aus atau botak, maka daya cengkeramnya pasti lemah. Tentu ini akan sangat membahayakan saat berkendara. Maka dari itu untuk bisa berkendara aman saat hujan, kamu wajib pastikan ban mobil dalam kondisi prima. Bukan cuma keausannya, tapi juga tekanan anginnya.

Jangan sampai kamu pasang tekanan angin ban yang terlalu tinggi, karena bisa pula mengurangi traksi. Kalau terlalu rendah, tentu menjadikan ban kempis sehingga banyak masalah lain yang bakal timbul seperti cepat aus.

Oleh karenanya, kalau mau ideal harus pastikan tekanan angin ban secara tepat. Kamu bisa mengecek tekanan angin yang sesuai di pilar pintu pengemudi mobil bagian dalam. Di sana terpampang jelas standar angin ban mobil yang kamu kendarai.

Baca juga  Cara Membuat Suspensi Mobil Empuk, Ini Tipsnya

Gunakan pula angin nitrogen saat musim hujan. Hal tersebut memastikan kondisi tekanan stabil ketika cuaca dingin. Efeknya ban jadi tidak mudah kempis.

2. Cek Wiper

Wiper mobil
Wiper sangat penting untuk meningkatkan visibilitas, salah satu kunci sukses berkendara aman saat hujan.

Ketika musim hujan tiba, kamu perlu mengecek kondisi wiper mobil. Lihat karetnya, kalau sudah getas dan tidak bisa membersihkan kaca secara sempurna, sebaiknya ganti dengan wiper baru. Pengecekan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah air wiper. Jangan sampai air sabun tersebut habis, isi sampai kondisi optimal.

Wiper punya peran penting untuk berkendara aman saat hujan. Komponen tersebut bisa membuat visibilitas berkendara lebih baik. Pasalnya fungsi wiper adalah menyeka air di kaca depan dan belakang mobil. Jadi, pastikanlah kondisi wiper mobil masih baik sebelum mulai berkendara di musim hujan.

3. Waspada 10 Menit Pertama Turun Hujan

berkendara aman saat hujan
Agar terhindar dari jalan yang sangat licin dan pengendara lain yang memacu kendaraan super cepat, maka waspada dengan 10 menit pertama turun hujan.

Salah satu yang perlu diwaspadai saat berkendara saat hujan adalah 10 menit pertama. Ketika hujan turun, 10 menit awal merupakan waktu krusial. Biasanya pengendara bakal lebih sering memacu kendaraan secara cepat untuk menghindar dari kebasahan, terutama para pengguna motor. Oleh karena itu, kamu wajib pasang kewaspadaan ekstra.

Jalanan juga biasanya lebih licin saat 10 menit pertama turun hujan. hal ini karena saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran, minyak dan partikel di jalan, menimbulkan lapisan yang amat licin. Maka berkendaralah dengan perlahan dan waspada terhadap mobil lain. Biasanya setelah lebih dari 10 menit, air hujan bakal menghapus kotoran-kotoran tersebut sehingga jalanan lebih aman untuk dilewati.

Kalau kamu mau benar-benar berkendara aman saat hujan, 10 menit pertama bisa pinggirkan mobil sejenak. Jangan menyetir dulu. Tunggu sampai hujan benar-benar menyapu seluruh jalan, barulah kembali ke jalan.

Baca juga  Uji Emisi di Auto2000 Gratis, Ini Syaratnya

4. Kontrol Kecepatan

berkendara mobil dengan aman saat hujan
Hindari efek aquaplanning dengan memperlambat laju kendaraan saat bertemu genangan air.

Tips berkendara aman saat hujan yang kedua, ketika bertemu jalanan becek, hendaknya injak pedal gas secara perlahan atau turunkan kecepatan mobil. Hal ini untuk mengurangi efek cipratan ke pengguna jalan lain. Di samping itu juga dapat mengurangi kemungkinan aquaplanning.

Apa itu aqualanning? Ini merupakan keadaan saat ban mobil tidak lagi mendapat cengkeraman ke aspal karena terkena gaya angkat dari genangan air. Efeknya pengemudi jadi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dengan baik.

Menariknya aquaplanning cuma terjadi saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Jadi untuk menghindari terjadinya keadaan tersebut, kamu wajib berkendara secara perlahan saat musim hujan. Kontrol kecepatan mobil kamu saat melewati genangan air sungguh menjadi kunci mencegah aquaplanning.

5. jarak Aman Berkendara Mobil Adalah Enam Detik

berkendara aman saat hujan
Mobil kamu tidak boleh terlalu dekat dengan mobi di depan, buat ruang supaya bisa menghindar saat terjadi kecelakaan.

Supaya kamu bisa berkendara aman saat hujan, perlu terapkan aturan jarak aman. National Safety Council di Amerika Serikat menyarankan untuk pengendara mobil tidak boleh terlalu dekat dengan mobil lain. Peraturan jarak aman berkendara mobil adalah hitungan 6 detik.

Untuk menentukan jarak tersebut, gunakan penanda seperti bangunan atau pohon. Kamu bisa menandai kendaraan di depan yang sudah melewati penanda tersebut, kemudian hitung berapa waktu yang kamu butuhkan untuk melewati penanda yang sama. Hitungannya harus 6 detik. Bila di bawah itu, kamu wajib mengurangi kecepatan.

Waktu 6 detik sesungguhnya lebih banyak dibandingkan jarak aman berkendara saat cuaca terang yang cuma 3 detik. hal ini dimaksudkan supaya kamu bisa punya ruang untuk menghindar saat ada potensi kecelakaan di depan.

Baca juga:

Baca juga  5 Cara Mengecat Mobil yang Benar, Ini Langkah-Langkahnya!

6. Nyalakan Lampu dan Jangan Pakai Hazard

lampu mobil
Nyalakan lampu mobil merupakan salah satu tips berkendara aman saat hujan.

Saat hujan deras di siang hari, kamu perlu menyalakan lampu utama. Hal ini untuk memberi tanda ke pengendara lain. Bisa pula tambahkan cahaya lampu kabut agar lebih terang. Hanya saja tidak boleh gunakan hazard.

Penggunaan lampu hazard saat hujan justru membahayakan pengendara lain. Hal tersebut dikarenakan harzard bisa membuat bingung soal kemungkinan manuver kendaraan di depan. Kemudian dari sisi fungsi, hazard bukan dipakai saat berkendara. Fitur ini diperuntukkan ketika mobil berhenti dan mengalami masalah.

Kalau hujan sangat deras, sampai benar-benar visibilitas berkendara tidak terlihat walau sudah menyalakan lampu utama dan lampu kabut. Maka menepilah. Lebih baik berhenti sesaat, kemudian berkendara lagi ketika hujan sudah reda demi keselamatan.

7. Agar Bisa Berkendara Aman Saat Hujan, Tidak Boleh Panik

berkendara aman saat hujan
Penting untuk tetap tenang walau terjadi masalah sekalipun.

Tips berkendara aman saat hujan yang terakhir, jangan panik. Bila mobil mengalami masalah di perjalanan, tetaplah tenang. Usahakan menepi ke pinggir jalan. Kemudian nyalakan hazard agar pengendara lain tahu mobil kamu ada dalam kondisi darurat.

Kalau masalahnya berat, coba hubungi bengkel langganan atau kalau tidak punya nomornya, kamu bisa telepon kerabat. Setidaknya ada orang lain yang kamu kabari terkait kondisi ini. Setelah itu tetap tenang sampai benar-benar mendapat bala bantuan.

Itulah tadi tujuh tips berkendara aman saat hujan. Terapkanlah ketujuhnya, niscaya kamu bakal terhindar dari potensi kecelakaan di jalan. Untuk informasi seputar dunia otomotif, kamu bisa pantau terus Moladin. (LDR)

Terbaru