Mau Beli Oli untuk Motor Kesayangan? Simak 3 Tips Ini

Halo, sobat Moladin dimanapun berada! Jinny datang lagi membawa informasi penting untuk kalian penggemar motor. Kali ini, Jinny mau bahas soal oli motor. Bagaimana sih caranya tips memilih oli motor yang baik? Oli kan cukup penting buat motor, kondisinya harus selalu bagus karena oli memiliki fungsi untuk membersihkan komponen, meredam panas, serta melumasi komponen motor.

 

DAPATKAN DISKON DP MOTOR HINGGA 85% HANYA BULAN INI!

 

Motor bebek dan motor sport biasanya disarankan untuk melakukan penggantian oli apabila sudah mencapai jarak tempuh 2.500 – 3.000 Km. Sedangkan motor skutik yang koplingnya kering, disarankan untuk mengganti oli setiap 4.000 Km. Tanda-tanda lain yang bisa kalian lihat apakah sudah waktunya motor kesayangan ganti oli adalah warna oli yang berubah, tingkat kekentalan yang berubah, volume oli yang berkurang dan suara transmisi yang terdengar lebih kasar. Kalau tanda-tanda ini sudah muncul berarti sudah saatnya kalian mengganti oli, sob!

 

GSX S 150

*snk berlaku

 

Nah, buat kalian yang ingin mengganti oli, supaya nggak salah pilih, yuk segera disimak tiga tips memilih oli motor. Gass poll, sob!

1. SAE (Society of Automotive Engineers) atau Tingkat Kekentalan Oli

Tingkat kekentalan sebaiknya sama, sob. Kalau kalian mau pakai oli yang multigrade dan tidak ada yang sama persis, lihat angka yang belakang. Adapun yang depan adalah kode untuk winter alias musim dingin, jadi tidak akan berpengaruh di Indonesia karena negara kita tidak mengalami musim dingin.

Jika oli asli kalian 10W-40, boleh diganti ke 20W-40 atau 5W-40. Namun, ada pengecualian nih, sob. Kalau mesin motor kalian usianya di atas 5 tahun atau sudah menempuh jarak lebih dari 100.000 Km, maka kalian wajib memakai oli yang lebih kental karena komponen motor sudah lebih renggang dibandingkan dengan motor baru.

2. API (American Petroleum Institute) atau Kode Mutu Oli

perawatan motor
Rutin Ganti Oli Secara Periodik

Kode mutu oli baiknya juga mengikuti standar bawaan oli motor atau bisa juga menggunakan kode yang lebih tinggi. Hal ini terkait dengan zat aditif yang dipakai oleh oli. Zat aditif oli harus disesuaikan dengan teknologi mesin motor kalian, sob. Misalnya oli motor bawaan kalian menggunakan kode SE, baiknya kalian juga menggunakan kode SE. Kalian bisa juga naik kode ke SF, tapi jangan sampai turun kode karena huruf kedua dari kode API diartikan untuk jenis mesin yang lebih modern. Apabila kalian memakai kode API yang lebih rendah, otomatis tidak sesuai dengan mesin motor kalian dan dapat mengakibatkan kerusakan, sob.

 

R15

*snk berlaku

 

 

3. JASO (Japan Automobile Standard Organization)

Standar JASO ini untuk menunjukkan standar kopling yang harus dipenuhi. JASO MA adalah oli yang diperuntukkan dengan gaya gesek tinggi seperti kopling basah. Biasanya yang menggunakan JASO MA adalah motor dengan jenis cub dan sport. JASO MB diperuntukkan bagi motor dengan gaya gesekan rendah seperti kopling kering motor skutik.

Nah sudah jelas kan, sob, oli apa yang paling cocok buat motor kesayangan kalian? Pahami mesin motormu ya, brosis, karena setiap karakter mesin yang berbeda membutuhkan oli yang berbeda pula.

Sebagai informasi kalian, motor keluaran tahun lama lebih cocok menggunakan oli mineral karena celah mesinnya lebih renggang. Adapun motor keluaran terbaru cocok dengan oli semi sintetik, sedangkan motor untuk balapan lebih cocok menggunakan oli sintetik. Pastikan oli yang kalian pakai itu asli ya, sob, sebab oli asli ada jaminan mutu. Oli yang abal-abal tidak punya jaminan mutu dan kemungkinan besar bisa merusak mesin motor kalian.

Itu dia tips memilih oli motor dari Jinny. Selamat mengganti oli!

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *