3 Cara Perawatan Cakram Rem, Kurangi Risiko Kecelakaan

Moladin – Motor lansiran sekarang ini sudah pasti dilengkapi dengan sistem pengereman disk brake atau umumnya disebut piringan cakram. Hampir semua pabrikan motor pasti memiliki varian yang motornya sudah dipasang dengan peranti pengereman model ini.

Peranti pengereman model ini punya beberapa keunggulan, tidak hanya dikenal karena memiliki daya melepas panas yang lebih baik dari rem tromol, karena sifatnya yang terbuka, pengereman model ini juga dijamin lebih pakem. Jadi, Moladiners gak perlu was-was saat tiba-tiba di jalan sedang berada di kecepatan tinggi.

Tapi Moladiners semua harus selalu merawatnya, karena posisi cakram rem yang tidak terawat dipastikan akan timbulkan beragam masalah. Disarankan si untuk melakukan perawatan rutin peranti sistem pengereman. Penasarankan seperti apa? Nih disimak.

 

Rutin Cek dan Mengganti Minyak rem

Cek dan rutin untuk mengganti minyak rem

Minyak rem jadi salah satu yang punya peranan penting supaya kinerja rem cakram maksimal. Kinerja rem cakram andalkan piston yang ada di master rem yang fungsinya menggerakan kaliper untuk mencengkram piringan cakram, ketika tuas rem ditarik. Lancar atau tidaknya piston bekerja, bergantung pada pompa hidraulik yang bekerja alirkan minyak rem.

Posisi saluran minyak yang tersumbat karena minyak yang kotor atau terlalu encer karena bercampur bakteri atau senyawa lain, bisa membuat piston tertanggu. Karena itulah, disarankan rutin cek dan ganti minyak rem minimal setahun sekali.

 

Rutin Bersihkan Kaliper

Rutin untuk membersihkan kaliper yang kotor

Berbicara soal rem cakram memang benar-benar vital, punya sifat terbuka memungkinkan debu juga kotoran yang berterbangan menempel di bagian kanvas rem ataupun piston.

Jika hal itu sampai terjadi, maka kinerja kedua komponen ini dipastikan tidak maksimal. Karena itulah, kaliper harus senantiasa dibersihkan.

 

Cek dan Pastikan Kaliper Dalam Kondisi Baik

Pastikan kalau kondisi kaliper baik-baik saja

Kaliper memang terbilang jadi komponen yang jarang rusak, tetapi kemungkinan kondisinya rusak itu ada. Hal itu terjadi lantaran pemasangannya yang kurang pas atau goyah karena faktor tertentu.

Kalau kondisinya bergetar, pastinya peranti yang bertugas mencengkeram piringan cakram ketika proses pengereman terjadi berisiko cepat aus.

Kondisi seperti ini membuat motor akan berasa tersendat-sendat. Karena itulah Moladiners harus rajin cek posisi kaliper sudah presisi atau belum. Terbilang sepele, tapi tetap harus diperhatikan posisi kaliper demi keamanan dan keselamatan.

Tiga hal tadi merupakan cara mudah perawatan rem cakram agar kondisi rem cakram motor kesayangan Moladiners bisa berfungsi dengan semestinya. Kondisi rem cakram yang tidak berfungsi dengan baik, tentu berisiko sebabkan kecelakaan.

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *