Jumat, April 19, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

Jorge Lorenzo Bilang ‘Marc Marquez Seperti Bulldog’, Bagnaia Tetap Favoritnya

by Ivan
Francesco Bagnaia mendominasi dua hari terakhir tes pramusim di Sirkuit Internasional Losail

Juara MotoGP tiga kali Jorge Lorenzo akhirnya buka suara memberika prediksinya terkait beberapa pembalap yang akan menjadi penantang serius untuk gelar MotoGP 2024.

Dalam pandangan Jorge Lorenzo tidak ada yang lebih baik saat ini dari Francesco Bagnaia yang disebutnya sebagai ‘favorit’ unutk menjadi pemain utama jelang pembukaan musim MotoGP 2024.

Tentu saja, konsistensi Francesco Bagnaia menjadi sorotan utama. Meski ia sudah membuktikan mampu menjadi pembalap tercepat di tes pra musim Sepang dan Qatar, dengan rekor lap baru. Namun Jorge Lorenzo memiliki pandangannya sendiri beberapa nama pembalap yang bisa menjadi ancaman bagi bintang Ducati tersebut.

peraih-tiga-gelar-juara-dunia-motogp,-jorge-lorenzo-resmi-pensiun!Dan Jorge Lorenzo telah memilih tiga pembalap khususnya meskipun ia masih melihat Bagnaia sebagai pembalap yang harus dikalahkan.

“Saya pikir Pecco adalah tipe pembalap yang seperti robot,” kata Lorenzo dikutip dari MotoGP.com. “Dia mirip dengan saya dulu. Dia membutuhkan segalanya berjalan sempurna untuk merasa kuat dan kemudian dia tidak terkalahkan. Saya pikir dua gelar dunia yang dia menangkan membuatnya lebih percaya pada dirinya sendiri. Kepercayaan dirinya kini melambung tinggi,” tambahnya.

Baca juga  MotoGP Virtual 2020 Tanpa Valentino Rossi, Kenapa?

Chemistry Pecco Bagnaina Dengan Motornya Luar Biasa

Pecco Bagnaia sudah begitu menyatu dengan motornya

Pecco Bagnaia sudah begitu menyatu dengan motornya

Bukan tanpa alasan bagi Jorge Lorenzo memilih Francesco Bagnaia sebagai pembalap favorit untuk merengkuh gelar juara MotoGP 2024. Pasalnya Pecco sapaan akrab Bagnaia sudah begitu klop dengan tunggangannya.

Terbukti pada tes para musim 19-20 Februari 2024 di Qatar. Bagnaia yang langsung menggunakan motor Ducati Desmosedici GP24 atau motor baru Ducati untuk musim 2024 mampu mencatatkan diri menjadi yang tercepat dengan catatan waktu satu menit 50,952 detik. Lebih cepat 0,120 detik dari rekan setimnya, Enea Bastianini.

“Dia mengenal motornya dengan sempurna karena dia sudah lima tahun menggunakan motor yang sama. Dia melakukan evolusi dalam dua tahun terakhir di Ducati, jadi Ducati mengambil pengetahuannya untuk membangun motor dengan gaya berkendaranya dan ini sangat penting. Tetapi Pecco perlu merasa bahwa dia penting dalam tim dan memiliki situasi yang sempurna. Kemudian dia akan mendemonstrasikannya di lintasan,” urai Jorge Lorenzo.

Ketika semua chemistry sudah dibangun sempurna, maka Lorenzo berdalih itu adalah modal utama untuk menurunkan rasa percaya diri para rivalnya karena tahu bahwa dia masih yang terbaik.

Bagnaia juga gemilang di time attack

Bagnaia juga gemilang di time attack

“Kita sudah melihat Jorge Martin meraih pole position dan mengawali balapan dengan baik, kita bisa melihat Marc Marquez yang akan selalu berusaha menjadi yang terdepan karena dia seperti anjing bulldog. “Dan yang pasti Bastianini merasa lebih baik dengan motor barunya, motor (Ducati Desmosedici GP24) 2024 ini. Tapi saya yakin Pecco adalah favorit,” mantap Lorenzo.

Baca juga  Tiga Nama Pengganti Andrea Iannone Jika Positif Doping, Siapa Layak?

Lorenzo bahkan begitu yakin Bagnaia akan menjalani balapan akhir pekan ini dengan cukup mendominasi. Sementara bagi pembalap veteran asal Spanyol itu juga yakin jika perbaikan yang dilakukan pada Ducati 24 spek baru bisa menjadi berita buruk bagi Marquez.

“Bagnaia mampu tak terkalahkan di beberapa trek,” tambah Lorenzo. “Dia sangat kuat, juara dunia dua kali, tapi ini adalah MotoGP dan pembalap terbaik di planet ini. Dengan Marc Marquez di motor terbaik; mungkin bukan motor terbaik karena dia akan memiliki motor ke-23 dan ini bisa menjadi kunci tahun ini karena Ducati mengalami banyak kemajuan,” tukas Lorenzo lagi.

Bagnaia cukup puas dengan performa motornya

Bagnaia cukup puas dengan performa motornya

Akan tetapi Lorenzo menitipkan pesan, meski tetap dengan motor terbaik pabrikan Ducati, Bastianini dan Martin juga sama-sama berambisi untuk menjadi juara MotoGP untuk kali pertama dan ini pekerjaan yang tidak akan mudah.

“Tetapi kita tidak dapat menyangkal bahwa Bagnaia adalah salah satu yang terkuat dan bagi saya, sampai seseorang membuktikan sebaliknya, dialah yang difavoritkan,” tutup Lorenzo.

Baca juga  Finis Ke-13 di MotoGP Australia, Penampilan Zarco Sudah Lumayan

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika