by

3 Macam Oktan Bensin Shell di Indonesia

Apakah ada perbedaan oktan bensin Shell dengan merek lain? Pertanyaan ini wajar dilontarkan oleh calon konsumen, terlebih lantaran bingung harus pilih bensin yang mana untuk kendaraan mereka.

Di Indonesia sendiri, kini tersedia tiga merek bahan bakar minyak (BBM) besar. Selain Shell, ada Pertamina dan Total. Itu pun sudah membuat konsumen kebingungan. Belum lagi di masing-masing merek memiliki  jenis BBM yang berbeda.

Ambil contoh untuk Pertamina pilihannya ada Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo. Kemudian Total punya Performance 90, Performance 92, dan Performance 95. Lalu untuk Shell tersedia dalam tiga ragam yaitu Reguler, Super, dan V-Power.

Lantas apa perbedaan masing-masing BBM? Untuk menjawabnya, kami akan bahas lebih lanjut dengan menggunakan oktan bensin Shell sebagai perbandingan. Untuk kamu yang mau tahu infonya, simak bahasan berikut:

1. Shell Reguler RON 90

shell regular
Bensin ini memiliki angka oktan yang paling rendah dibanding produk Shell lain.

Oktan bensin Shell Reguler merupakan yang paling rendah dibandingkan jajaran produk berlogo kerang tersebut, karena memiliki RON 90. Kalau dibandingkan dengan BBM Premium dari Pertamina yang cuma RON 88, tentu ini lebih besar. 

Angka oktan bensin Shell untuk produk Reguler, setara dengan kepunyaan Pertalite dan Total Performance 90. Dengan demikian, paling cocok untuk kendaraan dengan tingkat kompresi mesin tidak terlalu tinggi, sekitar 9:1 sampai 10:1. Maka motor-motor matik berkubikasi 125 cc ke bawah seperti Yamaha Mio, Honda Beat, Suzuki Nex II, dan lain-lain cocok meminum Shell Regular.

Soal harga Shell Regular Rp 9.075. Memang lebih mahal dari Pertalite yang cuma Rp 7.650. Hanya saja kalau pembandingnya adalah Total peformance 90, tidak ada perbedaan denga Shell Regular.

Baca juga  10 Rekomendasi Aki Motor Terbaik, Mana Pilihanmu?

2. Shell Super RON 92

shell Super
Super setara dengan Pertamax dari Pertamina dan Performance 92 dari Total.

Kalau Shell Super memiliki RON 92, persamaannya dengan Pertamax dan Total Performance 92. Motor yang paling cocok untuk meminum Shell Super harus memiliki kompresi 10:1 hingga 11:1 atau berkapasitas 125 cc ke atas. Contohnya ada Yamaha Nmax 155, Yamaha Lexi 125, Honda PCX 150, serta masih banyak lagi.

Motor-motor dengan teknologi injeksi juga sangat pas menggunakan RON 92. Hal ini dikarenakan, sistem injeksi biasanya memiliki lubang penyemprotan bahan bakar yang lebih kecil dan presisi. 

Lalu untuk mobil, oktan bensin Shell Super pas buat kendaraan keluaran terbaru. Sebut saja Toyota Avanza, Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander, dan berbagai macam kendaraan low cost green car (LCGC).

Harga Shell Super Rp 9.125, beda tipis dengan Pertamax yang dijual Rp 9.000. Sementara dengan Total performance 92, banderol Shell Super sama saja.

3. Shell V-Power RON 95

oktan bensin shell
Jangan sembarangan pakai Shell V-Power, sesuaikan dengan kompresi mesin kendaraan kamu!

Pilihan oktan bensin Shell yang paling tinggi adalah V-Power, mencapai RON 95. Hanya saja kalau perbandingannya dengan merek lain di Indonesia, ternyata masih ada yang lebih tinggi yaitu Pertamax Turbo dengan RON 98.

Meski demikian, bukan berarti Shell V-Power kalah baik dari Pertamax Turbo. Keduanya tidak bisa disandingkan, karena punya peruntukkan berbeda.

Khusus Shell V-Power dengan RON 95, cocok buat kendaraan dengan kompresi mesin 11:1 hingga 12:1. Contoh motor yang sesuai, biasanya dari jenis motor sport seperti Honda CBR150R, Suzuki GSX-R150, dan Yamaha R15.

Baca juga  Jangan Beli Harley Davidson Bekas, Sebelum Baca Ini!

Buat mobil, oktan bensin Shell V-Power paling pas buat mobil dengan mesin berteknologi canggih. Sebut saja memiliki turbocharged dan supercharged. Hal ini lantaran, kompresi mesin mobil turbo biasanya sangat tinggi. Oleh karenanya, Honda Civic Turbo, Chevrolet Trax, mobil-mobil BMW dan Mercedes-Benz sangat cocok pakai V-Power.

Harga Shell V-Power Rp 9.650, banderolnya persis sama dengan Total Performance 95. Sementara untuk Pertamina, saat ini tidak punya produk serupa. Dulu ada, namanya Pertamax Plus. Hanya saja produk tersebut telah dihilangkan dan diganti dengan Pertamax Turbo yang punya nilai oktan lebih tinggi.

Baca juga:

Pilih Oktan Bensin Shell yang Sesuai dengan Kompresi Mesin Kendaraan

oktan bensin shell
Selalu sesuaikan penggunaan bensin dengan kompresi mesin agar pembakaran terjadi sempurna

Lalu BBM apa yang harus dipilih? Kalau produk Shell, kelebihannya punya teknologi Dynaflex. Fungsinya diklaim bisa memberikan tingkat efisiensi dan performa yang baik untuk kendaraan.

Hanya saja, Shell sendiri mengungkapkan kalau Dynaflex paling terasa efeknya di produk V-Power. Hal tersebut lantaran Dynaflex ditingkatkan dengan tiga kali lebih banyak molekul pengurang gesekan dan tiga kali molekul pengendali endapan.

Lalu apakah Shell V-Power RON 95 bisa digunakan untuk semua jenis kendaraan. Jawabannya, lebih baik sesuaikan BBM dengan kompresi mesin kendaraan kamu. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kalau cuma pakai motor matik dengan kubikasi di bawah 125 cc, maka oktan bensin Shell Regular sudah cukup. Hanya saja kalau kamu mengendarai mobil berperfroma tinggi, bisa pilih Shell V-Power yang memiliki RON 95.

Baca juga  Mengupas Ukuran Pen Piston Motor yang Tersedia di Indonesia

Bagaimana kalau motor matik bermesin kecil pakai oktan bensin Shell dengan angka tinggi seperti V-Power? Tentu hal ini sangat tidak disarankan. Jangan berharap motor jadi lebih bersih, justru bisa mengalami banyak masalah. Penyebabnya, bensin dengan oktan tinggi bisa tidak terbakar sempurna di motor kompresi rendah.

Jika dibiarkan terus menerus, motor jadi lebih boros. Kemudian mesin malah ngelitik, dan muncul flek. Oleh karena itu, wajib gunakan BBM yang sesuai standar kompresinya. Sebelum memutuskan untuk menggunakan Shell Regular, Super, dan V-Power, ada baiknya ketahui kompresi mesin kendaraan kamu!

Tidak disarankan pula untuk gonta-ganti BBM. Sebaiknya tetap di produk yang sama seterusnya dengan menyesuaikan kompresi mesin. Kalau sampai gonta-ganti, efeknya tentu tidak baik. Selain habis uang, karena tidak ada gunanya.

Ambil contoh Shell V-Power punya formulasi zat aditif yang kuat. Sementara Shell Reguler tidak sehebat itu. Kalau kamu campur keduanya, bisa-bisa formulasi aditif di V-Power justru memudar dan tidak berefek banyak untuk membersihkan endapan di mesin kendaraan.

Jadi, sekarang sudah tahu kan ragam oktan bensin Shell dan peruntukannya? Untuk informasi lebih lengkap seputar dunia otomotif, kamu bisa pantau terus Moladin.

Terbaru