Sejarah Toyota Agya Hingga Generasi Kedua, Bukan LCGC?

by Tigor Sihombing
sejarah toyota agya gen-2

Sejarah Toyota Agya di Indonesia sungguh menarik untuk diselami. Penyebabnya tidak lain, karena mobil ini salah satu pelopor mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) di Indonesia. 

Lahir pertama kali pada 2013. Eksistensinya terus berlanjut hingga sekarang yang telah hadir Toyota Agya generasi kedua. Ini menarik, karena beberapa mobil LCGC bahkan sudah disuntik mati. Sebut saja Datsun Go+ dan Datsun Go yang berhenti produksi pada awal 2020, hingga Karimun Wagon R terakhir produksi pada 2021.

Tetapi pada Agya, justru masih terus langgeng. Mobil yang awalnya berangkat dari segmen LCGC ini malah naik kelas. Khusus Agya Gen-2 varian GR Sport kini bermain di kelas city car seperti halnya Honda Brio RS. 

Mau tahu lebih detail sejarah Toyota Agya di Indonesia, sampai lahirnya Toyota All New Agya 2023 ? Simak bahasan di bawah ini:

Toyota Agya Gen-1 Rilis Pada September 2013

Sejarah Toyota Agya

Sosok Toyota Agya generasi pertama

Sejarah Toyota Agya dimulai pada tahun 2012, diperkenalkan pertama kali bertepatan dengan gelaran Indonesia International Motor Show 2012. Hanya saja ketika itu belum dijual.

Lanjut di September 2013, mobil ini dirilis secara resmi di Indonesia oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Agya sendiri dalam bahasa Sansekerta berarti cepat. Kemudian sebagai ciri khas mobil LCGC, pakai logo garuda di grille depan, bukan logo Toyota.

Soal mesin, Agya Gen-1 mengandalkan jantung mekanis berkode 1-KR 1.000 cc yang terkenal efisien. Saat perilisan perdananya Toyota Agya memiliki 3 trim yakni E, G, dan TRD S.

Khusus untuk tipe G dan TRD S, mobil ini dilengkapi dengn fitur chrome A/C register, chrome list combination meter, 2 din audio CD/MP3/USB/Aux, chrome parking brake knob dan chrome shift lever knob. Selain itu juga terdapat beberapa fitur seperti electric outer mirror, desain chrome door outside handle dan side protective moulding, 6 spoke alloy wheel 176/65 R14, headlamp serta foglam dengan aksesoris krom.

Di tahun pertama peluncurannya Agya langsung menggedor segmentasi mobil LCGC dengan 6 model. Adapun harga perdana waktu peluncurannya adalah Agya E manual Rp 99,9 juta. Model ini merupakan type termurah yang hadir dengan minim fitur, seperti tanpa power window da pelek racing. Sementara type tertingginya adalah Toyota Agya G matic TRD yang dibandrol Rp 120,7 juta. 

Baca juga  Toyota Umumkan Harga Raize 1.200 cc, Lebih Murah!

Facelift Pertama Toyota Agya Lahir Tahun 2017

Sejarah Toyota Agya

Mesin 1.200 cc muncul di Toyota Agya pada 2017

Sejarah Toyota Agya berlanjut di tahun 2017. Ketika itu, TAM merilis Agya Gen-1 facelift setelah 4 tahun melantai di bursa otomotif nasional.

Mobil yang bermain di segmen LCGC ini tampil lebih stylish, dengan tujuan memperluas jangkauan pasar. Toyota pun semakin percaya diri, terlebih di tahun 2017 tersebut Agya sukses terjual di angka 197.310 unit. Saat itu telah mengusasai pangsa pasar di atas 30 persen.

Adapun perbedaannya dengan Agya sebelumnya adalah desain eksteriornya kini semakin stylish, lampu yang lebih mengecil, dengan projector headlamp dan LED guide lamp, berpadu grill trapezoid yang merupakan bahsa desain Toyota Global. Bagian belakang kini dengan desain lampu reverse L-shape, yang semakin mewah.

Di sektor interior, paduan hitam dan silver memberi kesan elegan, dengan door trip fabric. Jok semi bucket lebih tebal, dan penggunaan headrest pada baris kedua. Tak ketinggalan audio steering switch dan 2 DIN audio dengan bluetooth untuk type tertingginya.

Soal fitur keamanan, mobil ini mendapatkan empat tambahan fitur keamanan baru yakni immobilizer, 3 poin seatbelt untuk semua penumpang, rem ABS khusus tipe 1.2 TRD dan sensor belakang (G & TRD) membuat mobil ini jadi teraman di kelasnya.

Pilihan Mesin Lebih Variatif, Agya Gen-1 Facelift dengan 1.200 cc

Terkait mesin, saat itu sudah mulai variatif. New Agya 2017 memiliki dua pilihan mesin yakni 1.000 cc 3 silinder dan 1.200 cc 4 silinder. Mesin 1.000 cc kini dilengkapi dengan VVT-i, yang membuatnya semakin irit, beda dengan mesin 1.000 cc generasi lama.

Mesin 1.000 cc terbaru mampu hasilkan tenaga 67 HP, meningkat dari sebelumnya yang hanya 65,3 HP. Sedangkan mesin 1.200 cc di Agya Gen-1 Facelift tersebut mampu hasilkan tenaga puncak 88 PS. Inilah awal mula sejarah Toyota Agya pakai mesin 1.200 cc.

Kedua mesin itu berpadu transmisi manual 5 speed dan otomatis 4 speed. variannya pun meningkat dari 6 menjadi 7. Saat peluncurannya pada 2017, varian terendah Agya 1.0 E M/T berbanderol Rp 127,6 juta dan tertinggi Agya 1.2 A/T TRD Rp 151,9 juta, on the road Jakarta.

Baca juga  10 Mobil Tahun 90an yang Masih Diburu Masyarakat

Toyota Agya Facelift Kedua Meluncur Tahun 2020

Sejarah Toyota Agya berlanjut. Di tahun 2020, TAM resmi meluncurkan varian terbaru dari Toyota Agya. Kali ini peluncuran dilakukan di masa pandemi, saat virus Covid-19 baru terditeksi masuk ke Indonesia.

Lalu diputuskan, peluncuran Toyota Agya 2020 dilakukan melalui live streaming di kanal YouTube Toyota Indonesia. Model facelift kali ini, Agya hadir dengan ubahan yang lebih modern di interior dan eksterior.

Dari sisi interior, Agya terbaru kini sudah hadir menggunakan engine start stop button, head unit baru, audio baru, juga seat cover dan door trim dengan desain anyar.

Untuk eksteriornya, New Agya kini memiliki desain bumper baru, gril baru, headlamp LED, pelek baru, dan TRD Kit untuk varian tertinggi. Toyota pun makin menerangi segmentasi anak muda yang pertama kali memiliki mobil.

Saat peluncurannya waktu itu, Toyota Agya dibanderol mulai Rp 143,8 juta (OTR Jakarta) untuk varian termurah, hingga Rp 169,29 (OTR Jakarta) untuk versi TRD Sportivo.

Toyota Agya GR Sport 2021

Sejarah Toyota Agya

Toyota Agya GR Sport 2021 menggantikan TRD.

Berikutnya di tahun 2021, Toyota menghapus varian TRD Sportivo di Indonesia. Kemudian menggantinya dengan trim sport tersebut yang disebut GR Sport.

Hal ini pun berdampak pada Toyota Agya TRD Sportivo. Alhasil pada tahun 2021, namanya berganti jadi Agya GR Sport.

GR yang memiliki arti Gazoo Racing ini bisa dibilang jadi identitas baru di pasar otomotif Indonesia. Menurut laman resmi Toyota Auto2000, GR sendiri merupakan divisi khusus yang menangani, membuat, dan meriset mobil berperforma tinggi pada markas Toyota di Jepang.

Ubahan untuk varian GR Sport sangatlah minim dari TRD Sportivo. Hanya saja kini beberapa komponen yang pakai identitas TRD Sportivo diubah namanya jadi GR Sport.

Masuk ke dalam kabin, Agya GR Sport juga tidak berbeda. Masih dilengkapi dengan head unit berteknologi layar sentuh, pengaturan AC digital, dan tombol engine start/stop.

Toyota mengusung Agya GR Sport dalam dua pilihan transmisi, manual dan otomatis. Untuk tipe 1.2 GR Sport M/T dibanderol pada harga Rp 154,5 jutaan. Lantas tipe 1.2 GR Sport A/T dijual dengan harga on the road Jakarta Rp 170,3 jutaan.

Baca juga  Toyota Vios Setop Produksi, Apa Sedan Penggantinya?

Toyota Agya Generasi Kedua Meluncur 2023, Varian GR Sport Bukan LCGC

Sejarah Toyota Agya

Sosok Agya Gen-2 Varian Standard yang masuk kelas LCGC

Bertepatan dengan Senin 13 Februari 2023, sejarah Toyota Agya kembali tertulis. TAM merilis Toyota Agya generasi kedua (Gen-2), alias Toyota All New Agya 2023.

Setelah 10 tahun berlalu, Agya benar-benar berubah. Kini menggunakan platform baru milik Daihatsu, yakni, Daihatsu New Global Architech (DNGA). Sudah menggunakan desain yang baru, mesin baru, bahkan dimensinya juga lebih bongsor.

Bahkan untuk mesin Agya generasi kedua saat ini sudah menggunakan WA-VE, mesin yang sama dengan Toyota Raize dan daihatsu rocku. Mesin Toyota Agya 2023 memiliki kubikasi 1.200 cc 3-silinder Dual VVT-i yang menghasilkan tenaga 88 PS pada 6.000 rpm dan torsi 112,7 Nm pada 4.500 rpm.

Toyota hanya merilis dua varian dengan mesin 1.200 cc yakni: Agya dan Agya GR Sport. Adapun perbedaan keduanya, selain adanya perabotan GR Sport yang tertanam pada eksterior dan interior, terdapat pula setingan baru pada setir dan suspensi All New Agya GR Sport. Semua ubahan tersebut diklaim menjadikanya semakin stabil sekitar 15 persen saat bermanuver, terutama pada kecepatan tinggi.

Nah yang lebih menarik lagi, Agya GR Sport 2023 ini tidak lagi masuk ke segmen LCGC. Lihat saja kehadiran logo Toyota di grille depan, tidak lagi pakai burung garuda. Dengan kata lain, Agya Gen-2 varian GR Sport sudah satu tingkat di atas LCGC yaitu berada di segmen city car bersama Honda Brio RS.

Soal harga, Toyota memang belum mengumumkan secara resmi untuk Agya Gen-2. Walau demikian, bocoran dari sales Toyota untuk Agya GR Sport dijual di atas Rp 200 jutaan. Sementara varian standard yang masuk ke kelas LCGC, dijual di bawah Rp 200 jutaan.

Demikian ulasan terkait sejarah Toyota Agya di Indonesia yang sudah 10 tahun dan memiliki dua generasi. Simak terus berita terbaru otomotif hanya di Moladin.com.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika