Minggu, Juni 16, 2024
Banner-Wuling-Cloud-EV

4 Kekurangan Nissan Serena Dibanding Toyota Voxy, Masih Mau Beli?

by Firdaus Ali
Kelebihan Nissan Serena

Ada beberapa kekurangan Nissan Serena yang menarik untuk dibahas. Bukan untuk menjelekkan MPV kotak pintu geser ini, tapi membuat kamu mendapat gambaran lebih jelas bila ingin meminangnya. Supaya lebih obyektif, kami akan mengikutsertakan Toyota Voxy sebagai pembanding.

Sebagai informasi, Nissan Serena terbaru yang beredar di Indonesia mempunyai kode C27 yang diimpor langsung dari Jepang. Mobil dengan model boxy ini diluncurkan oleh PT Nissan Motor Indonesia pada 2019 lalu dengan pilihan dua varian, Serena X dan Serena Highway Star (HWS). Walau demikian, sekarang cuma ada Serena HWS yang dijual Rp 534,3 juta (OTR Jakarta).

Bicara harga, Serena sesungguhnya lebih murah dari Voxy. Pasalnya Toyota membanderol MPV pintu gesernya Rp 579,5 juta (OTR Jakarta). Ada gap sekitar Rp 45 jutaan yang menjadikan banderol sebagai kelebihan dari Serena dibanding Voxy.

Sayangnya dengan harga yang terjangkau, Serena juga punya banyak kekurangan dari kompetitornya tersebut. Mau tahu detail kekurangan Nissan Serena? Berikut bahasan lengkapnya.

1. Performa Mesin Kurang Nendang

Kekurangan Nissan Serena

Performa mesin kalah dengan Voxy

Kekurangan Nissan Serena yang pertama adalah performa mesin yang kurang optimal jika dibandingkan dengan rivalnya yaitu Toyota Voxy.

Nissan Serena menggunakan mesin berkubikasi 1.997 cc yang di atas kertas bisa melontarkan torsi 199 Nm pada 4.400 rpm dan tenaga maksimal 150 PS pada 6.000 rpm. Sementara itu, Toyota Voxy menggendong mesin kubikasi 1.986 cc 4-silinder yang diklaim mampu meraih tenaga maksimum 170 PS pada 6.600 rpm. Sedangkan untuk torsi puncaknya sebesar 196 Nm pada putaran mesin 4.900 rpm. Jadi di atas kertas saja, Serena sudah kalah.

Baca juga  Sosok Nissan Terra Facelift Muncul Ditengah Penutupan Pabrik

Tidak percaya begitu saja, kami melakukan review performa Nissan Serena dalam berbagai tantangan, seperti tes nanjak, drag race, akselerasi serta konsumsi BBM.

Saat pengujian akselerasi 0-100 km/jam hasilnya di angka 12,8 detik. Sementara untuk Toyota Voxy 11,7 detik. Kemudian untuk drag race sejauh 201 meter, hasil raihan Serena 12,2 detik dan Voxy 11,7 detik. Terlihat dalam hal akselerasi, MPV Nissan ini kalah telak.

Nissan Serena Butuh Momentum untuk Bisa Menanjak

Nah, selanjutnya kami juga menguji untuk tes nanjak dengan tingkat kemiringan hingga 21 derajat, serta diisi penuh 7-orang penumpang. Hasilnya tentu jadi kekuarangan Nissan Serena, karena dengan kondisi stop and go, MPV Nissan ini mengalami wheelspin dan tidak bisa menanjak.

Team kami masih penasaran dan mencobanya lagi. Percobaan kedua Nissan Serena, menggunakan fitur traction control diposisi on. Mobil juga masih terjadi wheelspin dan gagal menanjak. Hingga akhirnya tester mencoba mengambil jarak yang lebih jauh untuk memanfaatkan momentum, barulah Serena C27 bisa menanjak, juga dengan memanfaatkan traction control.

Sementara untuk kompetitornya yaitu Toyota Voxy, dengan mudah bisa naik di tanjakan, kecuali saat stop and go. Di mana dalam kondisi ini, traction control harus hidup.

2. Konsumsi BBM Dalam Kota Lebih Boros

Kekurangan Nissan Serena

Konsumsi BBM Nissan Serena

Pengujian mesin juga kami lakukan dari sisi konsumsi BBM. Dan sekali lagi, Nissan Serena kalah alias lebih boros dibanding Toyota Voxy. Adapun hasilnya adalah 10,3 km/liter untuk rute dalam kota. Sedangkan Voxy tercatat 11,5 km/liter. Jadi dalam adu irit di dalam kota, sudah jelas jadi kekurangan Nissan Serena.

Baca juga  GIIAS 2021: Honda Umumkan Harga BR-V Terbaru

Namun begitu, hasil review kami untuk pengujian BBM melewati jalan tol, Nissan Serena unggul dibanding Toyota Voxy. Tercatat angkanya 16,9 km/liter. Sementara untuk Toyota Voxy 16,1 km/liter. 

3. Jok Baris Kedua Belum Sofa Mode

Kekurangan Nissan Serena

Jok baris kedua belum sofa mode

Kekurangan Nissan Serena selanjutnya adalah pada kenyamanan kabin, khususnya untuk fitur bangku baris keduanya. Jok tersebut memang sudah mengusung captain seat, namun sayangnya tidak dilengkapi dengan sistem long sofa mode seperti yang ada di Toyota Voxy.

Buat yang belum tahu, long sofa mode adalah mekanisme yang membuat penumpang di baris kedua bisa duduk sambil meregangkan kaki dengan nyaman. Caranya dengan melipat jok baris pertama, sehingga terkesan seperti terintegrasi dengan jok baris kedua. Alhasil di dalam kabin, terkesan seperti ada sofa. Fitur ini hadir di Toyota Voxy untuk menjadikan tubuh penumpang semakin rileks.

Meski tidak punya long sofa mode, interior Nissan Serena sesungguhnya tidak kalah nyaman. Penyebabnya adalah dimensi mobil yang lebih bongsor dari Voxy. Di atas kertas, MPV Nissan ini punya panjang 4.770 mm, lebar 1.740 mm, dan tinggi 1.865 mm. Efeknya membuat kabin jadi luas, ruang kaki dan kepala penumpang hingga baris ketiga pastilah terjamin.

Baca juga  10 Spesifikasi dan Review Toyota Innova Zenix, Kijang Hybrid

4. Fitur Kurang Lengkap

kekurangan nissan serena

Fitur tidak selengkap Toyota Voxy

Selanjutnya yang jadi kekurangan Nissan Serena adalah fiturnya. Bila disejajarkan dengan Toyota Voxy, fitur MPV Nissan ini kurang lengkap. Nissan hanya memberinya fitur keselmatan berupa kamera 360, Intelligent Moving Object Detection (I-MOD), Vehicle Dynamic Control (VDC), Hill-start Assist (HAS), enam airbag, kursi ISOFIX (memenuhi standar kursi untuk keselamatan anak), dan sistem rem ABS (Anti-lock Braking System) dengan EBD (Electronic Brake Distribution) plus BA (Brake Assistant).

Berbeda dengan Toyota Voxy yang sudah dilengkapi dengan fitur Toyota Saftey Sense terbaru (TSS 3.0) yang sudah terintegrasi dengan fitur Pre-Collision System (PCS), Lane Tracing Assist (LTA), hingga Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) dan fitur modern lainnya. Tak hanya itu saja, Toyota Voxy juga sudah mengadopsi teknologi telematika yaitu T-Intouch.

Moladiners, itulah ulasan mengenai beberapa kekurangan Nissan Serena. Dengan mengetahuinya, apakah kamu masih tertarik membeli MPV Nissan tersebut? Kabarnya, Serena C28 atau generasi terbaru siap hadir di Indonesia pada 2023. Kemungkinan mobil ini akan punya fitur-fitur yang lebih lengkap serta mesin hybrid yang pastinya lebih istimewa dibanding Voxy. Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika