Motor Terendam Banjir? Tangani Dengan Hal Penting Ini

MoladinMotor terbilang punya kelebihan ketimbang mobil apalagi untuk urusan kemacetan, motor dengan mudah bisa berkelok dari satu tempat ke tempat lain, akan tetapi saat terjadi banjir mobil akan menang banyak dibandingkan dengan motor.

Pertama, pengendara tidak akan basah-basahan selama perjalanan. Selanjutnya, kalau terjadi banjir, motor akan lebih mudah terdampak. Kalau sampai mesin terendam, kemungkinan terjadi mogok akan sangat besar.

Nah, kalau Anda sedang mengendara motor di jalanan dan mendadak terendam banjir, jangan langsung panik. Lakukan beberapa penanganan di bawah ini agar motor selamat dan tidak terjadi mogok karena mesin kemasukan air.

 

1. Jangan Langsung Menyalakan Mesin

Hal pertama yang harus Anda lakukan kalau mendadak motor terendam air dari banjir setelah hujan, sebisa mungkin matikan mesin. Jangan menyalakannya apalagi kalau air yang merendam naik cukup tinggi di kendaraan dan semua bagian mesin terendam di dalam air.

Begitu tahu ada banjir, sebisa mungkin untuk menepi. Dengan menepi, Anda bisa dengan mudah mematikan mesin kendaraan. Kalau Anda berada di tengah jalanan, mematikan kendaraan akan sulit terjadi karena kendaraan yang ada di belakang akan membunyikan klakson dan meminta Anda untuk terus berjalan meski memiliki risiko yang sangat besar.

 

KYMCO Like

*Angsuran mulai dari

 

2. Segera Menepi atau Menuju Kawasan yang Lebih Kering

Menerobos BanjirSegeralah menepi dan menuju kawasan yang lebih kering

Setelah menepi dan Anda bisa berjalan dengan santai, segera cari tempat yang lebih kering. Minimal Anda tidak terkena hujan dari atas dan kendaraan tidak terendam mesinnya. Kalau bagian roda saja yang terendam tidak akan menjadi masalah asal mesin tetap aman dan juga kering.

Setelah berada di tepian jalan atau mungkin di depan bangunan yang tidak dilalui kendaraan, ambil kain atau kanebo untuk mengelap bagian mesin yang basah. Selanjutnya diamkan sejenak hingga kering sempurna baru digunakan kembali. Kalau Anda curiga ada air yang masuk ke mesin, jangan nyalakan mesinnya karena khawatir akan terjadi kerusakan.

 

3. Periksa Mesin dan Komponen Lainnya

motor-terendam-banjir?-tangani-dengan-hal-penting-iniWajib periksa satu persatu komponen mesin

Kalau Anda bisa memeriksa mesin dan komponen lain yang mungkin mengalami masalah coba lakukan saat itu. Bagian yang harus diperiksa adalah bagian aki apakah tercampur dengan air atau tidak. Kalau sampai aki tercampur dengan air, kualitasnya sebagai pelumas akan rendah dan membuat kinerja dari mesin terganggu.

Coba bayangkan kalau suatu mesin tidak ada pelumas yang bekerja dengan maksimal. Kemungkinan terjadi gesekan akan sangat besar. Kalau gesekan di mesin sangat besar, mesin akan jadi mudah sekali panas. Mesin yang panas akan mengalami overheating dan berisiko mengalami mogok.

 

4. Bawa ke Bengkel Terdekat

Service MotorBawalah ke bengkel terdekat

Kalau Anda tidak memiliki pengetahuan tentang mesin yang baik dan khawatir kendaraan justru jadi rusak kalau dicek sendiri, segera bawa ke bengkel terdekat. Cari bengkel terdekat dan tuntun motor ke sana. Kalau jaraknya jauh, coba cari kontak dari bengkel untuk menjemput Anda.

Saat berada di bengkel, kendaraan akan dilihat dengan saksama apa saja kerusakan yang terjadi. Apabila tidak ada kerusakan, mungkin hanya dihilangkan air hujan yang masuk. Kalau ada komponen yang rusak termasuk oli yang tercampur dengan air, ada baiknya untuk segera diganti.

 

5. Gantian Bagian yang Sudah Tidak Berfungsi

Selain oli mesin, kalau ada bagian lain yang kemungkinan rusak, pihak bengkel pasti memberi tahu dengan rincian harganya. Setelah Anda setuju untuk menggantinya, mereka segera memproses agar kendaraan segera diganti.

Jangan bertahan dengan komponen mesin yang rusak. Kemungkinan mesin mati di jalanan akan besar. Akhirnya Anda harus bolak-balik ke bengkel dan akhirnya mengganggu aktivitas dan juga boros anggaran.

 

SM Sport SM Classic

*Angsuran mulai dari

 

Mencegah Motor Terendam Banjir

Namanya musibah memang kadang tidak bisa diprediksi sebelumnya. Namun, tidak ada salahnya untuk waspada sejak awal bukan? Kalau sedang hujan dan berada di kawasan yang rawan banjir, lebih baik tidak nekat untuk menerjangnya. Kecuali kawasan itu tidak akan banjir, baru bisa Anda lakukan.

Perhatikan GPS atau peta digital sebelum berkendara. Kalau ada daerah yang kemungkinan besar mengalami banjir dan dari peta terlihat merah, jauhi jalan itu. Sebisa mungkin tidak lama-lama di kubangan air untuk menghindari mesin kemasukan air dengan mudah.

Kalau kondisi memang tidak menentu, ada baiknya untuk tidak keluar terlebih dahulu. Kalau Anda terpaksa harus keluar, lebih baik menggunakan kendaraan umum atau online seperti mobil akan aman selama perjalanan.

Inilah beberapa ulasan tentang penanganan motor yang terendam banjir. Dengan melakukan penanganan di atas, motor tidak akan mengalami kemasukan air dan masih bisa digunakan lagi. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan bisa Anda gunakan untuk referensi kalau suatu saat mengalami musibah terendam banjir di jalanan.

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *