Selasa, Februari 27, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

Spesifikasi Nissan Hyper Urban, Bakal Mejeng di Japan Mobility Show 2023!

by Tigor Sihombing
Nissan Hyper Urban

Berikut spesifikasi Nissan Hyper Urban yang akan hadir di gelaran Japan Mobility Show 2023 (JMS). Nissan Hyper Urban merupakan sebuah mobil konsep yang akan dipamerkan dalam bentuk digital menjelang hari pertama JMS yang jatuh pada 25 Oktober di Tokyo, Jepang.

Menurut keterangan resmi Nissan, dijelaskan kata ‘Hyper’ mencerminkan semangat yang ingin ditunjukkan selama berlangsungnya Japan Mobility Show. Setiap mobil listrik konsep diwakili oleh karakter simbolis dan memiliki fitur tambahan yang disesuaikan dengan preferensi gaya hidup unik dan berbagai aspirasi.

Konsep-konsep ini membantu pengunjung membuat keputusan yang berdampak positif pada planet ini tanpa mengorbankan gaya hidup atau bentuk hiburan lainnya.

Visi Nissan untuk Japan Mobility Show mencerminkan komitmen yang kuat terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta revolusi dalam produk kendaraan listrik (EV) dan teknologi yang transformatif. Nissan Hyper Urban pertama kali dipresentasikan secara digital hari ini di ruang presentasi desain baru di Nissan Technical Center di Atsugi, Kanagawa.

Nissan Hyper Urban juga dirancang untuk mengakomodasi selera canggih calon pengguna, khususnya mereka yang tinggal di perkotaan dan para profesional yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan. Desain modern dan ramping dari Nissan Hyper Urban menggambarkan keinginan para pengguna akan cita rasa yang cerdas dan pernyataan yang berani, sambil memadukan dengan efektif.

Baca juga  MG ZS EV Siap Meluncur di GIIAS 2022, Harganya Murah!

Memiliki Fungsi V2H

Nissan Hyper Urban

Bocoran interior Nissan Hyper Urban

Bocoran spesifikasi Nissan Hyper Urban yang pertama adalah mobil ini sepenuhnya terintegrasi dalam ekosistem EV melalui fungsi V2H yang menyediakan daya ke rumah, menghasilkan penghematan biaya energi yang signifikan dan mengurangi beban pemakaian listrik.

Melalui kemampuan V2G-nya, para pengguna dapat berbagi pemakaian listrik untuk mendukung komunitas lokal. Sistem Manajemen Pengisian Daya dilengkapi dengan AI yang dapat secara mandiri mengisi daya kendaraan dan gedung pembangkit listrik, serta memberikan pengelolaan daya yang efisien.

Konsep ini juga mengedepankan keberlanjutan selama masa pakai kendaraan, ideal bagi masyarakat yang peduli akan pentingnya keberlanjutan jangka panjang dari segala yang mereka miliki.

Pembaruan perangkat keras dan perangkat lunak secara rutin memberikan pengalaman kepemilikan yang segar selama bertahun-tahun. Selain itu interior dapat diperbarui dengan panel instrumen baru yang mencerminkan teknologi dan tren terkini dalam antarmuka pengguna.

Nissan Hyper Urban mewakili kemampuan desain dan teknologi masa depan dari kendaraan listrik Nissan. Warna kuning pada bagian eksterior berubah tergantung pada sudut pencahayaan mobil, menarik perhatian dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

Baca juga  Komparasi DFSK Mini EV vs Wuling Air EV, Mobil Listrik Cina!

Pintu depan dan belakang bergaya ala pintu gunting memberikan kesan keterbukaan dan berkarisma, sementara siluet sporty menciptakan kesan aerodinamis untuk meningkatkan efisiensi. Ban lebar melengkapinya dengan tampilan sporty dan menghadirkan aura tangguh dengan estetika perkotaan.

Interior dirancang untuk menyatu dengan ruang kota. Terinspirasi oleh segitiga kaleidoskop, tampilan panel instrumen dapat disesuaikan sesuai keinginan pemilik.

Selain itu, jok depan dapat dilipat hingga ke bangku belakang, menciptakan ruang yang lebih luas seperti sofa. Nissan Hyper Urban menggabungkan relaksasi dan fungsionalitas untuk memberikan Anda ruang yang dapat digunakan untuk bersantai di mana pun.

Terkait motor penggerak, sayangnya Nissan belum mengungkap secara resmi. Jadi soal performa dari mobil listrik ini belum ada informasi lebih lanjut.

Demikian ulasan terkait spesifikasi Nissan Hyper Urban. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika