Sabtu, April 13, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

4 Hal yang Dianggap Jadi Kekurangan Mitsubishi XForce 2023 dan Alasan Dibaliknya!

by Tigor Sihombing
kekurangan mitsubishi xforce

Sebelum beli, tentu kamu harus tahu kekurangan Mitsubishi XForce terlebih dulu. Kami coba untuk obyektif untuk membahasnya, dengan cara membandingkan dengan kompetitor seperti Hyundai Creta, Honda HR-V, hingga Toyota Yaris Cross.

Buat yang belum tahu, Mitsubishi XForce merupakan mobil terbaru di segmen SUV 1.500 cc. Soal kelebihan, tentu sudah banyak ulasan. Jika dibanding para rifal, SUV tiga berlian ini punya desain paling gagah, punya speaker premium dari Yamaha, hingga kabin dan bagasi yang terluas di kelasnya.

Namun, seperti halnya produk lainnya, XForce juga memiliki beberapa kekurangan. Paling menonjol adalah di bagian fitur, mobil ini tidak dilengkapi sunroof dan advanced driving assistance system (ADAS). Kemudian dari sisi harga cukup mahal, Mitsubishi menjual XForce varian tertinggi atau Ultimate CVT tembus Rp 412,9 juta (OTR Jakarta). 

Mau tahu lebih detail soal kekurangan Mitsubishi XForce 2023 dibanding kompetitor seperti Honda HR-V, Toyota Yaris Cross, hingga Hyundai Creta? Berikut bahasan lengkapnya:

1. Tidak Punya Sunroof

kekurangan mitsubishi xforce - tidak ada sunroof

Mitsubishi Xforce merupakan satu-satunya SUV 1.500 cc yang tidak punya sunroof

Salah satu kekurangan Mitsubishi XForce yang sangat mencolok adalah tidak adanya fitur sunroof. Hal ini menjadi kontras dengan para pesaingnya di kelas SUV 1.500 cc, karena baik Honda HR-V, Hyundai Creta, dan Toyota Yaris Cross memiliki atap di kaca ini.

Division General Manager of Design Mitsubishi Motors, Seiji Watanabe dalam satu kesempatan pada media pernah mengatakan, jika keberadaan sunroof memang sengaja ditiadakan pada XForce. “Alasannya untuk menjaga bobot kendaraan agar tetap ringan, lincah dan hemat bahan bakar,” jelasnya.

Baca juga  Harga Xpander Bekas di Awal 2022, Masih Tinggi!

Tidak hadirnya sunroof juga disinyalir menjadikan ruang akustik di kabin Mitsubishi XForce jadi lebih istimewa. Ini penting untuk mengoptimalkan suara dari 8-speaker premium Yamaha, khususnya untuk varian Ultimate CVT.

Meski begitu, Watanabe juga tidak menyangkal bahwa keberadaan sunroof merupakan daya tarik tersendiri bagi sebagian konsumen. Atap dikaca bisa menjadikan ruang kabin terasa lebih luas, serta memudahkan pengemudi dan penumpang melihat alam ketika berkendara di wilayah pedesaan atau pegunungan.

2. Belum Ada ADAS (Advance Driver Assistance System) yang Lengkap

kekurangan Mitsubishi XForce

XForce juga satu-satunya SUV di kelasnya yang tidak memiliki ADAS

Kekurangan lain yang cukup signifikan pada Mitsubishi XForce 2023 adalah tidak memiliki ADAS. Padahal kompetitor seperti Hyundai Creta sudah memiliki Hyundai SmartSense dan Toyota Yaris Cross punya Toyota Safety Sense (TSS) untuk varian tertinggi. Bahkan Honda HR-V sudah mendapatkan Honda Sensing dari sejak varian termurahnya.

Dengan demikian, fitur keselamatan di XForce bisa dikatakan tidak selengkap para rival. Buat yang belum tahu ADAS merupakan teknologi keselamatan yang bisa mencegah kecelakaan secara aktif dengan cara membuat mobil mengerem secara otomatis hingga membelokkan setir.

Meski begitu, bukan berarti di sektor keselamatan Mitsubishi XForce polos-polos saja. Mobil ini tetap memiliki fitur standard seperti Blind Spot Warning dan Rear Cross Traffic Alert. Ada pula active yaw control (AYC) yang justru tidak dipunya oleh para kompetitior. 

Baca juga  4 Kekurangan Toyota Rush GR Sport, Wajib Tahu!

Kabarnya Mitsubishi tidak tinggal diam dengan kekurangan Xforce ini. Kedepannya pabrikan tiga berlian memastikan siap menghadirkan varian SUV yang memiliki teknologi ADAS, hanya saja belum tahu kapan?

3. Performa Mesin Mirip Xpander

kekurangan Mitsubishi XForce - performa mesin

XForce menggunakan basis mesin dari Xpander dan tidak memiliki transmisi manual

Dalam hal performa mesin, Mitsubishi XForce memiliki kelemahan dibandingkan dengan beberapa pesaingnya. Mesin XForce tercatat menghasilkan tenaga yang lebih rendah dibandingkan jantung mekanis punya kompetitor seperti Hyundai Creta dan Honda HR-V. 

Sebagai gambaran, Mitsubishi XForce dibekali mesin dengan kode 4A91 berkapasitas 1.499 cc yang juga dipunyai oleh Xpander. Bedanya, mesin XForce dapat pengaturan ulang sehingga performanya lebih baik, di atas kertas mampu menghasilkan tenaga 105 PS pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm di 4.000 rpm. Hanya saja peningkatan itu, belum bisa mengungguli lawan-lawannya.  

Sementara Honda HR-V dibekali mesin berkapasitas 1.498 cc yang mampu menghasilkan tenaga 121 PS dan torsi 145 Nm. Lalu Hyundai Creta yang menggunakan mesin Smartstream berkapasitas 1.497 cc, memiliki tenaga 115 PS dan torsi 144 Nm.

Mesin Mitsubishi XForce di atas kertas, sesungguhnya cuma bisa berkompetisi dengan dapur pacu milik Toyota Yaris Cross. SUV berlogo T itu mampu menghasilkan tenaga 106 PS dan torsi 138 Nm.

Kemudian yang juga jadi kekurangan Mitsubishi XForce adalah tidak punya opsi mesin lain. Padahal Honda HR-V punya mesin 1.500 cc turbo di varian RS dengan performa lebih istimewa. Sementara Yaris Cross juga memiliki mesin hybrid yang sangat irit konsumsi BBM-nya.

Baca juga  Subaru Forester Terlihat di BSD, Kapan Meluncur?

XForce juga tidak memiliki varian transmisi manual, seperti HR-V. Tentu ini jadi salah satu kekurangan, setidaknya konsumen yang tidak menginginkan transmisi otomatis CVT, jadi tidak punya pilihan.

Penggunaan basis mesin Xpander di Xforce sesungguhnya bisa dimaklumi, pasalnya ini tentu bisa mengurangi ongkos produksi. Di sisi lain, jantung mekanis Xpander juga memang dikenal halus, sehingga memperkuat karakter berkendara Xforce yang nyaman.

4. Harga Mitsubishi XForce Tergolong Tinggi

kekurangan Mitsubishi XForce

Mitsubishi XForce Ultimate

Kekurangan Mitsubishi XForce selanjutnya ada di harga jual. Tersedia dalam dua varian: Exceed CVT Rp 379,9 juta (OTR Jakarta) dan Ultimate CVT Rp 412,9 juta (OTR Jakarta).

Batas bawah harga XForce tersebut yang paling mahal dibanding kompetitor. Tidak percaya, cek saja Honda HR-V S CVT Rp 375,9 juta (OTR Jakarta), Yaris Cross 1.5 G MT Rp 351 juta (OTR Jakarta), dan Creta Active MT Rp 291,3 juta (OTR Jakarta) selaku varian termurah dari masing-masing merek. Bahkan HR-V S CVT sudah punya ADAS dan XForce Exceed belum.

Kemudian bicara batas atasnya, XForce Ultimate juga tergolong cukup mahal. Bandingkan saja dengan Hyundai Creta Prime iVT yang cuma Rp 408,3 juta (OTR Jakarta).

Hanya saja kalau pembandingnya HR-V SE CVT Rp 416,1 juta dan Toyota Yaris Cross GR CVT TSS Rp 417 juta (OTR Jakarta), maka XForce varian tertinggi lebih murah.

Itulah tadi bahasan soal kekurangan Mitsubishi XForce dibanding para kompetitor. Untuk informasi terbaru dan terlengkap seputar otomotif, simak terus Moladin.com.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika