Jumat, Maret 1, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

Cara Ganti Busi Mobil, Setiap Berapa Km?

by Baghendra Lodra
ganti busi mobil - kotor

Sebagai pemilik kendaraan, kamu tentu harus tahu cara ganti busi mobil. Setidaknya paham garis besar seperti perbedaan busi asli dan palsu, hingga umur busi serta waktu tepat penggantiannya.

Dengan mengetahui hal-hal umum tentang busi, pastinya akan membantu mobil kamu selalu dalam kondisi prima. Gejala-gejala mesin sulit distarter, bergetar pincang saat idle, serta tarikan mobil terasa berat, sangat mungkin untuk dihindari bila memiliki busi mobil terbaik.

Busi mobil yang baik, sesungguhnya sangat ditentukan oleh kondisinya. Jika businya asli dan usia pemakaian masih dalam rekomendasi, pasti mesin mobil kamu akan baik-baik saja. Sebaliknya, jika menggunakan busi palsu, maka akan banyak masalah ke depannya walau baru diganti.

“Penggantian busi rutin baiknya berpedoman pada kilometer mobil agar lebih mudah. Dalam buku manual sudah terjelaskan semua, jika mobil kamu menggunakan busi berbahan nikel, 20.000-40.000 km sudah wajib diganti. Sedangkan busi berbahan logam mulia (iridium) bisa sampai 100.000 km,” kata Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano saat kami sambangi di acara Coaching Clinic NGK di Jakarta pada Sabtu, 24 Desember 2022.

Ganti Busi Mobil Boleh Satu Saja atau Harus Semuanya?

ganti busi mobil

Busi mobil yang rusak harus diganti berbarengan, jangan satu persatu

Kemudian Diko juga mengatakan, bahwa cara ganti busi mobil sebaiknya berbarengan. Jadi tidak boleh hanya ganti satu busi atau yang rusak saja. Umumnya ini terjadi ketika mesin mobil pincang, karena salah satu busi mati.

Baca juga  5 Jenis Busi Mobil: Nikel, Platinum, Iridium, hingga Racing!

Pada mobil 4-silinder, kondisi seperti ini akan membuat mobil bergetar seperti pincang. Selain membuat performa mesin menurun, mobil pincang juga membuat tidak nyaman pengendara.

Nah, biasanya karena masalah biaya maka pemilik mobil cuma mengganti satu busi yang bermasalah. Maklum harga busi mobil tidak murah, apalagi tipe iridium bisa Rp 100 ribuan. Jadi kalau mesin empat silinder, butuh empat busi, maka biayanya tembus Rp 400 ribuan.

“Problem umum masyarakat itu kan ada di faktor dana. Tapi perlu diingatkan bahwa nanti siklus penggantian businya jadi tidak stabil. Misal saat kondisi satu busi rusak kemudian diganti, tapi 3 lainnya tidak, kita tidak tahu kondisinya. Pasti akan berulang seperti itu terus (busi mati satu-satu). Lebih baik sekali ganti, tapi problem tidak berulang lagi kedepannya,” beber Diko.

Waspada Busi Palsu

ciri busi ngk asli

Pakai busi asli karena kualitasnya terjamin, jangan busi palsu

Tips ganti busi mobil selanjutnya adalah gunakan produk asli. Ini penting, karena banyak beredar produk busi palsu di pasaran. Tentu saja dari sisi durabilitas dan performanya, busi palsu akan sangat berbeda dari busi asli.

Begitu buruknya penggunaan bahan dan kualitas busi palsu, dapat membuat mesin jebol akibat dari residu yang dihasilkan. Faktanya pun ternyata cukup mengerikan, karena ada beberapa tipe busi yang beredar di Indonesia justru mayoritasnya produk palsu.

Baca juga  2 Penyebab Insulator Busi Retak, dan Cara Mengatasinya

Menurut keterangan Diko, sebagai contoh yang paling banyak dipalsukan adalah busi NGK berkode LZKAR6AP-11 yang spesifik ditujukan untuk mobil seperti Nissan Evalia, Nissan Livina, dan mobil Nissan lainnya. Selain itu, korban produk palsu berikutnya adalah busi NGK berkode IZFR6K13 dan IZFR611S yang jamak digunakan pada mobil Honda Freed dan Honda CR-V.

Oleh karena itulah, kamu harus tahu cara membedakan busi asli dan palsu sebelum benar-benar melakukan penggantian. Tujuannya tentu supaya tidak salah pilih.

“Busi NGK asli punya lot number pada bagian yang berbentuk hexagonal, sedangkan NGK Palsu tidak ada. Kemudian ring gasket busi palsu bisa dilepas, biasanya jika kamu membeli busi, kemudian diberikan ring gasket terpisah, itu bisa dipastikan palsu. Karena busi NGK asli ring gasketnya menjadi satu dan tidak bisa dilepas,” kata Diko

Ganti Busi Mobil Sendiri di Rumah

ganti busi mobil - koil

Ganti busi mobil mudah saja dilakukan di rumah

Bila kamu mau coba ganti busi mobil sendiri di rumah, tidak sulit selama peralatannya ada. Alat yang dibutuhkan seperti kunci busi, hingga kunci baut. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut:

1. Mesin Mobil Harus Dingin

Cara ganti busi mobil yang pertama adalah pastikan mesin mobil mati. Kemudian kondisinya harus dingin. Pasalnya penggantian busi mobil dengan mesin yang panas bisa berefek buruk, mulai dari tangan kita akan kepanasan dan luka bakar, hingga baut busi rusak atau slek.

Baca juga  5 Tanda Busi Mobil Sudah Lemah dan Biaya Gantinya!

2. Ketahui Lokasi Busi

Kamu harus tahu lokasi busi mobil yang ada di dalam kap mesin. Ada pula yang terlindung kover mesin, jadi kamu perlu buka dulu pelindungnya dengan kunci baut.

3. Buka Koil Mobil

Selanjutnya, koil harus dibuka sebelum bisa menemukan busi mobil. Caranya lagi-lagi dengan menggunakan kunci baut. Hanya saja untuk buka koil, sebaiknya satu persatu. Kalau semuanya sekaligus, nanti dikhawatirkan akan bingung ketika memasangnya lagi. Pasalnya setiap koil memiliki firing order berbeda-beda.

4. Buka Busi Mobil

Selanjutnya buka busi mobil dengan kunci busi. Lakukan secara perlahan supaya tidak merusak drat busi. Lalu untuk mengambil busi, gunakan koil mobil.

5. Kembalikan Busi Mobil

Terakhir setelah kamu mengganti busi mobil dengan yang baru, maka tinggal mengembalikannya ke posisi semula. Ulangi langkah-langkah persis seperti yang sudah dilakukan ketika membuka busi mobil.

Sekarang sudah tahu kan, cara terbaik untuk ganti busi mobil. Kalau tidak mau ribet, bisa langsung datang ke bengkel terdekat. Jangan sampai lalai ya! Untuk informasi terbaru dan terlengkap seputar otomotif, pantau terus Moladin!

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika