Gagal Juara di MotoGP Ceko, Dovizioso Sadar Diri

Moladin – Andrea Dovizioso gagal menjuarai MotoGP Ceko akhir pekan kemarin, Minggu (4/08). Balapan yang sempat ditunda akibat cuaca yang tak menentu, akhirnya dimenangkan oleh Marc Marquez.

Keberhasilan Marquez menjuarai balapan pertama di paruh kedua musim ini, membuat jalan Dovizioso semakin berat untuk merebut gelar juara dunia MotoGP musim ini. Pasalnya kini Dovi tertinggal 63 poin dari sang pemuncak klasemen meski finis sebagai runner up.

Penampilan Dovi dengan Desmosedici GP sebenarnya tidak buruk, memulai race dari posisi keempat dant terus membuntuti Marquez hingga garis finis.

dovizioso-sadar-diriDovi keteteran kejar speed Marquez | Foto: motorsport

Menjelang pertengahan race Dovi seperti kesulitan menandingi kecepatan The Baby Alien. Alhasil, pembalap berkebangsaan Italia ini terpaut 2,452 detik yang berhasil finis terdepan.

“Kita harus senang perihal hasil akhir pekan ini, sejak FP1 kami kompetitif setelah melewati dua hasil race yang buruk. Saya senang sekarang Ducati bisa mempertipis gap dengan Marc Marquez yang tampil begitu cepat, meski saya akui masih ada kelemahan yang harus diperbaiki, tapi setidaknya celah dengan Marquez sekarang tidak begitu jauh,” ungkap Dovi dikutip dari laman crash.net.

“Saya berhasil membuat motor ini mengeluarkan potensi terbaiknya, meskipun trek ini kurang bersahabat dengan Ducati. Tapi dia (Marquez) adalah pembalap yang cerdas, sempat alami masalah dengan ban jadi saya mengharapkan banyak hal meski pada akhirnya harapan itu tak jadi kenyataan. Saya harus menerima kenyataan ini, meski sudah memberikan 100% kemampuan saya,” lanjutnya.

 

Andrea Dovizioso Puji Kinerja Marc Marquez dan Timnya

MotoGP Ceko jadi penanda dimulainya paruh kedua, seteru abadi Dovizioso yakin Marc Marquez tampil gemilang. Dovi tak segan berikan pujian kepada Marquez dan timnya, yang sejauh ini sudah melakukan banyak ubahan.

dovizioso-sadar-diriDovi tak segan puji penampilan Marquez dan timnya | Foto: motorsport

Jelas Ducati tak bisa hanya berdiam diri, pasalnya margin poin Dovi dengan Marquez makin jauh. Sama halnya seperti musim 2018, jika tidak ada perubahan signifikan pada Desmosedici GP bukan tidak mungkin gelar juara sudah di dapat Marquez meski masih menyisakan beberapa seri lagi.

“Marquez membuat kemajuan, akselerasi motornya lebih baik dan berhasil menempati posisi terdepan hampir di tiap balapan. Kinerja ban di motornya lebih baik ketimbang saya, saya sudah melakukan apa yang seharusnya meskipun pada akhirnya tidak mampu menjaga kecepatan hingga akhir balapan,” papar Dovi usai race.

“Marc selalu berhasil memulai balapan dari depan, sehingga dia mampu mendorong sejak lap pertama. Hampir semua motor musim ini mengalami peningkatan, ketika Anda memiliki hal serupa dengannya (Marquez) jelas mudah untuk beradaptasi di setiap akhir pekan. Ducati tidak bisa balapan dengan cara yang sama seperti musim lalu,” tambahnya.

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *