[InfoGrafik] Proses Pengurusan STNK & Plat Nomor, Rugi Waktu Hingga Tenaga!

Haloo sobat Moladiners, berjumpa lagi bareng Jinny. Sebelumnya, Jinny sudah mengungkapkan gimana pengajuan kredit motor pake cara lama yang tahapannya panjang banget! Kalian bisa baca artikelnya disini.

Nah sekarang Jinny akan bahas soal STNK dan Plat Nomor nih. Umumnya, sebelum motor baru kalian bisa digunakan secara legal, kalian mesti punya STNK dan Plat Nomor terlebih dahulu. Proses pengurusan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan Plat Nomor Kendaraan akan Jinny kupas tuntas!

Sejatinya, peran STNK bagi kendaraan bermotor sangat penting dan wajib dimiliki oleh pengguna kendaraan bermotor. Dokumen ini merupakan identitas kendaraan yang legal, meliputi nomor registrasi polisi, nama pemilik, dan alamat pemilik, serta detail spesifikasi kendaraan itu sendiri.

Ada dua cara pengurusan STNK motor baru ini sob, melalui dealer dan personal. Namun yang bakal Jinny bahas disini yaitu proses pembuatan STNK secara personal.

Ada beberapa tahap saat proses pengurusan STNK motor baru, lengkapnya dibawah ini :

infografik proses pengurusan STNK motor baru

 

BACA JUGA : Begini Cara Menghitung Pajak Progresif Motor Kalian, Biar Nggak Kaget!

 

Melengkapi Beberapa Berkas Penting

Ada beberapa berkas yang wajib dibawa dan diperlukan saat pengurusan STNK motor baru, di antaranya:

  • Kartu identitas diri yang sah (KTP, SIM, KITAS).
  • Faktur pembelian rangkap 3.
  • PIB (Pemberitahuan Impor Barang) jika diperlukan.
  • Surat Pengantar dari dealer yang berisi kop dan stempel dealer

 

Meluangkan Waktu Dan Tenaga

Jika berkas-berkas yang diperlukan sudah lengkap, kita harus rela meluangkan waktu dan tenaga untuk datang ke kantor Samsat. Sementara, langkah-langkah untuk proses pengesahan STNK baru, adalah sebagai berikut :

  1. Datang ke Samsat dengan persyaratan lengkap
  2. Motor dilakukan cek fisik terlebih dulu oleh petugas
  3. Mengisi formulir permohonan.
  4. Mendatangi loket pendaftaran, persyaratan dan identitas pemilik kendaraan akan diteliti.

 

 

Sisihkan Uang Lebih Untuk Biaya Administrasi

Adapun untuk biaya pembuatan STNK motor baru, terdiri atas biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), biaya administrasi, biaya pembuatan BPKB, biaya cetak, biaya pembuatan nomor polisi, dan pajak kendaraan bermotor. Berikut rincian besaran biaya saat proses pembuatan STNK sepeda motor baru.

Komponen Biaya
SWDKLLJ Rp.   35.000
Biaya Administrasi Rp.   80.000
Biaya Cetak Rp.   50.000
Biaya Pembuatan Nomor Polisi Rp.   30.000
Pajak Kendaraan Bermotor Rp. 195.000
Biaya Lain-lain  

 

Menguji Kesabaran

Lalu, berapa lama proses pengurusan STNK sepeda motor baru? Biasanya, proses untuk motor baru memakan waktu hingga 3 hari dan belum termasuk mondar-mandir Samsat dan Polda setempat. Sementara jika pengurusan dokumen melalui jasa dealer, lama proses pembuatan STNK dan plat nomor motor baru bisa mencapai 14 hari kerja (senin-jumat). Sedangkan untuk motor yang berstatus CBU (*diimpor secara utuh dari luar negeri) bisa menghabiskan waktu selama 4-6 minggu. Terkadang pengurusan melalui dealer akan dikenakan biaya lagi yang merupakan biaya ongkos kirim, administrasi dan lain-lain.

Kebayang kan panjangnya tahapan proses pengurusan STNK dan plat nomor kendaraan di Indonesia. Masih yakin mau ngurus dokumen berharga ini seorang diri?

 

BACA JUGA: TAHAPAN CARA KREDIT MOTOR DI DEALER

 

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *