Berapa Biaya Mutasi Motor? Cek Penjelasannya di Sini!

Jenis kendaraan bermotor yang lebih banyak digunakan di Indonesia adalah sepeda motor. Dibandingkan mobil, harga motor memang jauh lebih terjangkau. Selain itu, motor praktis digunakan untuk menyusuri jalur yang tidak terlalu lebar, misalnya di area gang perumahan. Saat menembus kemacetan pun, motor dinilai dapat lebih diandalkan.

Karena berbagai alasan tersebut, banyak orang memilih untuk membeli sepeda motor daripada mobil. Bukan hanya motor baru, motor lama juga tidak sedikit peminatnya. Harganya pun lebih miring sehingga cocok bagi Anda yang ingin memiliki kendaraan tetapi bujet minim.

 

Prosedur Mutasi Kendaraan Bermotor

Cara Mutasi Motor

Hal yang sangat perlu diperhatikan saat membeli kendaraan second adalah dokumen yang dimiliki. Tiap kendaraan wajib memiliki dokumen yang lengkap dan benar. Untuk motor bekas yang berpindah kepemilikan, perlu dilakukan perubahan pada dokumen aslinya. Ketika lokasi kendaraan berpindah pun harus dilakukan proses mutasi untuk memudahkan pengurusan berkas kendaraan kelak.

Pasalnya, masih ada yang bingung dengan prosedur yang harus dijalani serta biaya mutasi motor yang harus dibayar. Banyak yang menganggap proses ini memakan waktu lama dan biaya yang mahal. Sebaiknya jangan khawatir dulu, panduan berikut akan membantu Anda untuk melakukannya sendiri tanpa calo.

 

Kawasaki KLX 150

*Angsuran mulai dari

 

  1. Melakukan cek fisik kendaraan bermotor di Samsat asal

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk mengawali proses mutasi kendaraan bermotor adalah cek fisik. Proses cek fisik ini dilakukan di daerah asal. Petugas akan melakukan gesek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan serta memastikannya sudah sesuai dengan dokumen yang disertakan. Jika sudah benar, maka petugas akan melakukan legalisir terhadap seluruh berkat tersebut.

  1. Menyerahkan dokumen ke bagian Pelayanan Mutasi Kendaraan

Setelah proses cek fisik selesai, Anda dapat mempersiapkan dokumen yang akan disetorkan ke bagian Pelayanan Mutasi Kendaraan. Ada pun dokumen tersebut antara lain fotokopi Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Jangan lupa, sertakan juga formulir mutasi dan berkas legalisir cek fisik kendaraan dalam dokumen tersebut. Anda pun akan diminta untuk melampirkan bukti pembayaran biaya sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. Mengambil berkas dari kantor Samsat asal

Setelah menunggu beberapa hari, Anda akan diminta untuk mengambil berkas tersebut ke kantor Samsat asal. Pemberitahuan tersebut sudah dicantumkan sejak awal dan biasanya tidak lebih dari seminggu. Setelah berhasil menyelesaikan proses ini, Anda bisa langsung ke kantor Samsat tujuan untuk mengurus kelanjutan mutasi kendaraan.

  1. Melakukan cek fisik kembali di Samsat tujuan

Selanjutnya, Anda perlu melakukan kembali cek fisik di Samsat tujuan. Prosedurnya hampir sama dengan tahap pertama. Hanya saja, petugas akan mencocokkan data yang Anda bawa dengan cek fisik kendaraan. Jika hasil cek fisik ini tidak ada masalah, proses mutasi dapat dilanjutkan.

  1. Menyelesaikan proses mutasi

Jika tidak ada masalah berarti pada tahap sebelumnya, Anda bisa langsung menyetorkan dokumen pada loket yang tersedia. Jangan lupa untuk membawa BPKB asli karena akan ikut diperiksa. Setelah proses mutasi dinyatakan selesai, Anda pun akhirnya mendapatkan dokumen baru yang sesuai data saat ini.

Biaya-Biaya yang Harus Dibayar

Biaya Biaya Yang Harus Di Bayarkan

Lalu, apa saja biaya yang harus dibayar untuk mengurus mutasi motor? Biaya mutasi motor terdiri atas beberapa jenis. Pertama, Anda perlu mempersiapkan bujet untuk melakukan fotokopi pada sejumlah dokumen yang dibutuhkan. Biaya ini tidak terlalu besar.

Kedua, Anda perlu melakukan pembayaran pada loket yang ditunjuk. Ada pun biaya-biaya yang harus dibayar tersebut antara lain adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB). Biaya ini perlu dibayar jika kepemilikan kendaraan berubah. Untuk motor bekas, cara menghitung BBN KB adalah 2/3 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

PKB sendiri didapatkan dari perhitungan 1,5% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Contoh perhitungannya berikut ini: jika NJKB Yamaha Mio adalah 13,1 juta, maka 1,5% dari nilai itu adalah Rp196.500. Jadi BBN KB adalah Rp131.000. Selain BBN KB, ada pula biaya lain yaitu SWDKLLJ dan biaya administrasi.

 

Kawasaki KLX 250 S

*Angsuran mulai dari

 

Selain STNK, Anda juga wajib membuat BKPB baru jika melakukan mutasi atau balik nama kendaraan. Biaya yang harus dipersiapkan adalah Rp80.000 tiap sekali ganti kepemilikan. Persiapkan juga bujet untuk membayar biaya pendaftaran. Nominalnya berbeda-beda di tiap Samsat. Namun, kisaran biayanya antara Rp75.000 hingga Rp100.000.

Inilah biaya-biaya yang perlu Anda bayar untuk melakukan mutasi kendaraan bermotor. Biaya mutasi motor ini tentu lebih murah dibandingkan jika Anda menggunakan jasa atau calo. Prosedurnya pun tidak serumit yang diperkirakan. Anda hanya perlu mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan pembayaran sesuai ketentuan. Jika semua lengkap, proses pengurusan tidak memakan waktu lama.

 

Baca Juga :

 

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *