Ini Cara dan Biaya Mutasi Motor yang Perlu Kamu Tahu

Biaya Mutasi Motor – Saat membeli motor bekas, sebagai pemilik yang baru kamu perlu melakukan balik nama. Dalam proses balik nama, kamu akan diminta untuk mendatangi kantor SAMSAT tempat BPKB diterbitkan untuk cabut berkas dan selanjutnya membuat STNK baru di SAMSAT tujuan serta membuat BPKB baru.

Pertanyaan, bagaimana cara mutasi motor dan berapa sih uang yang dikeluarkan untuk membayar biaya mutasi motor? Cek ulasan lengkapnya berikut ini.

Dokumen yang Wajib Dibawa Saat Pencabutan Berkas STNK (Mutasi)

Dokumen Mutasi

Tak perlu calo untuk melakukan mutasi motor, pasalnya berkas yang disiapkan tak begitu banyak. Berikut beberapa dokumen yang wajib kamu persiapkan untuk pencabutan berkas STNK:

  1. BPKB asli serta fotokopi
  2. KTP asli pemilik motor yang baru serta fotokopi
  3. STNK asli dan fotokopi
  4. Faktur/Form A asli dan fotokopi
  5. Kuitansi kosong lengkap dengan tanda tangan penjual
  6. Kuitansi asli bukti pembayaran motor yang dibeli dan ditandatangani penjual serta dibubuhi materai Rp6.000 lengkap dengan fotokopiannya.

Setelah berkas siap, sekarang ikuti langkah-langkah mutasi motor dan siapkan biaya yang dibutuhkan sesuai panduan di bawah ini.

 

Langkah dan Biaya Mutasi Motor

Datangi kantor samsat

1. Mendatangi SAMSAT tempat BPKB diterbitkan

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan saat melakukan mutasi motor adalah datang ke kantor SAMSAT tempat BPKB diterbitkan. Sesampainya di sana, kamu perlu melakukan beberapa hal, di antaranya adalah:

a. Kamu bisa langsung menuju ke loket mutasi untuk menyerahkan KTP dan BPKB kepada petugas

b. Selanjutnya cek fisik kendaraan. Biasanya loket cek fisik sudah dibuka sejak 7.30 WIB. Tak butuh lama melakukan proses cek fisik ini, hanya saja bila antrean sedang panjang, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, datanglah lebih pagi. Setelah petugas melakukan cek fisik, kamu akan menerima hasil gesekan nomor rangka dan nomor mesin. Sampai tahap ini kamu tak perlu mengeluarkan sejumlah uang.

c. Serahkan dokumen yang telah dipersiapkan, lengkap dengan hasil cek fisik ke petugas mutasi di loket. Sekali lagi, petugas akan melakukan pengecekan sebelum melegalisir dan memberikan cap di berkas-berkas tersebut. Setelah dilegalisir, berkas-berkasmu akan dikembalikan.

d. Tunggu beberapa saat hingga nama kamu dipanggil. Setelahnya kamu akan diantar ke loket cek fiskal. Ambil formulir (gratis) dan lakukan pengisian. Tunggu lagi sampai namamu dipanggil.

e. Dari loket cek fiskal, kamu akan dipandu menuju kasir guna melakukan pembayaran biaya sekaligus bila ada pajak yang tertunda. Adapun jumlah biaya mutasi motor yang harus kamu bayar yaitu Rp150.000.

f. Selanjutnya, kamu akan diarahkan kembali ke bagian mutasi. Mintalah formulir mutasi sekaligus balik nama. Di saat yang sama, petugas akan meminta semua berkas yang telah dilegalisir. Setelah berkas disetujui oleh petugas, kamu tinggal isi formulirnya. Bila pada saat pengisian formulir kamu mengalami kebingungan, tenang biasanya di loket tersebut sudah disediakan contohnya. Selesai mengisi formulir dengan benar, petugas akan menyerahkan kuitansi pembayaran pendaftaran mutasi. Simpan dengan baik kuitansinya karena kamu memerlukannya saat pengambilan berkas. Jadwal pengambilan berkas biasanya berkisar 5-7 hari setelahnya.

g. Di hari yang telah ditentukan, kamu sudah bisa mengambil berkas. Jangan lupa siapkan kuitansinya, ya. Kamu bisa langsung pergi ke tempat pelayanan mutasi dan serahkan kuitansinya. Tunggu beberapa saat. Setelah nama kamu dipanggil, berkas akan diserahkan. Setelah urusan selesai, kamu akan diarahkan ke loket fiskal untuk diberi tanda terima dan membayar biaya administrasi sebesar Rp10.000.

Baca Juga :

 

2. Mendatangi SAMSAT tujuan mutasi

Setelah menyelesaikan semua urusan di SAMSAT tempat pelat diterbitkan, kamu bisa mendatangi kantor SAMSAT tujuan mutasi untuk melakukan beberapa hal berikut:

a. Datangi loket cek fisik untuk melegalisir semua berkas dari kantor SAMSAT sebelumnya.

b. Setelah selesai dilegalisir, bawa ke kios fotokopi untuk menggandakan berkas legalisir cek fisik dan kuitansi pembelian. Kurang lebih kamu perlu mengeluarkan Rp8.500 untuk fotokopi.

c. Bawa semua berkas tersebut ke loket berkas mutasi bersama BPKB asli. Setelah kelengkapan berkas diperiksa, BKPB asli akan dikembalikan bersama lembaran kertas tanda pembayaran STNK. Kemudian kamu akan diminta kembali setelah 1-2 hari.

d. Di kemudian hari, datang ke loket mutasi dan serahkan tanda bukti pembayaran STNK. Setelah dipanggil, jangan lupa siapkan sejumlah uang yang harus dibayarkan sesuai dengan nominal yang tertera di kolom STNK. Adapun perincian biayanya adalah sebagai berikut:

  • BBN KB = 2/3 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
  • PKB = 1,5% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor
  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWBKLLL) = Rp35.000

e. Proses selanjutnya adalah membuat BPKB baru atas nama sendiri di Polda setempat. Siapkan berkas-berkas yang diperlukan seperti:

  • Salinan STNK baru
  • Fotokopi dan dokumen asli BPKB
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi legalisir cek fisik
  • Fotokopi kuitansi pembelian motor

f. Biaya penerbitan ganti kepemilikan sepeda motor yaitu Rp225.000. Setelah mendapatkan tanda terima pengambilan BPKB, datanglah di hari yang ditentukan dengan membawa tanda terima dan fotokopi KTP. Bila semua data cocok, kamu sudah bisa menerima BKPB baru.

Itulah ulasan lengkap bagaimana cabut berkas STNK sampai berapa uang yang dikeluarkan untuk biaya mutasi motor.Semoga informasi di atas makin mempermudah urusanmu dalam hal balik nama, ya, Moladiners.

Baca Juga :

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *