7 Penyebab Mesin Ngebul Yang Harus Kamu Waspadai

Penyebab Mesin Ngebul – Apakah motor kamu sering mengeluarkan asap putih? Hati-hati, asap putih merupakan tanda mesin kendaraan bermasalah. Pasalnya, asap putih tersebut muncul akibat oli yang terbakar di ruang pembakaran.

Dalam kondisi tersebut, gas sisa pembakaran akan menghasilkan banyak emisi. Jika dibiarkan, emisi bisa mengganggu lingkungan. Jadi, untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengetahui penyebab mesin ngebul. Kemudian, mencari solusi terbaiknya.

Sebagai referensi, berikut ini ada tujuh hal yang menyebabkan mesin motor ngebul. Yuk, simak ulasan lengkapnya.

1. Menggunakan Oli Encer

Pakai Oli Encer

Pada dasarnya, setiap mesin memiliki spesifikasi teknis sesuai dengan ketentuan SAE. Salah satunya, teknis pemakaian oli. Kamu harus memastikan oli yang digunakan sudah mencapai standar SAE. Nah, SAE ini adalah badan internasional yang mengeluarkan standar kekentalan oli.

Jika oli yang kamu pakai terlalu encer, bisa berbahaya bagi mesin motor. Pasalnya, oli tersebut dapat memasuki celah kecil pada mesin. Akibat yang terjadi, knalpot motor mengeluarkan asap putih—meski sudah melakukan penggantian oli.

 

2. Bagian Ring Piston Aus

Ring Piston Aus

Piston merupakan komponen pada motor yang memiliki cincin atau ring. Ada dua jenis ring piston, yaitu ring kompresi dan oli. Fungsi utama ring kompresi adalah merapatkan celah piston dan blok silinder. Tujuannya supaya kompresi tidak bocor. Sementara ring oli berfungsi untuk mencegah masuknya oli dari ruang engkol ke ruang bakar.

Saat kedua ring tersebut mengalami keausan, celahnya membesar. Akibatnya, oli akan masuk dengan mudah ke ruang pembakaran. Kalau hal ini tidak diatasi, tenaga mesin bisa melemah, terutama saat pertama kali dinyalakan di pagi hari.

Untuk mengatasinya, kamu harus mengganti satu set ring piston. Proses penggantiannya cukup sulit karena lokasi ring berada di jantung mesin motor. Karena itu, kamu mesti membongkar mesin. Jika tidak bisa melakukannya sendiri, bawa motor ke bengkel terdekat. Lalu, minta bantuan teknisi untuk memasang pengganti ring tersebut.

 

3. Kerusakan pada Seal Klep

Kerusakan pada seal klep

Seal klep merupakan komponen yang memisahkan ruang head silinder dan payung klep. Sewaktu-waktu, seal klep bisa robek sehingga memudahkan oli masuk ke ruang bakar. Akibatnya, oli ikut terbakar bersama mesin. Kalau sudah demikian, knalpot motor bisa mengeluarkan asap putih.

Lalu, apa yang memicu seal klep rusak? Pemicunya beragam, mulai dari faktor pemakaian sampai kualitas seal klep.

 

4. Bagian Blok Silinder Sudah Baret

Blok Silinder

Mesin memiliki bagian yang disebut blok silinder. Ketika ada baret di blok silinder, oli motor bisa merembes lewat celah bawah ke ruang bakar. Biasanya, kemunculan baret pada blok silinder disebabkan oleh kualitas pelumas yang buruk. Selain itu, blok silinder mudah rusak jika kamu telat ganti oli.

Baca Juga :

5. Packing Kepala Silinder Mengalami Kerusakan

Packing Kepala Silinder Mengalami Kerusakan

Packing kepala silinder berada di tengah sambungan blok dan kepala silinder. Fungsi utama packing tersebut, yakni merapatkan ruang agar kompresi tidak hilang. Di samping itu, packing berguna untuk merapatkan jalur oli dari bak menuju kepada silinder.

Kalau permukaan packing rusak, kompresi bisa bocor. Dampaknya, oli mengalir keluar jalurnya. Saat itu, knalpot motor kamu masih mengeluarkan asap normal. Tapi, rembesan oli di permukaan packing semakin banyak. Jika dibiarkan, oli akan mengalir ke ruang bakar.

Ketika oli masuk ke ruang bakar, knalpot mengeluarkan asap sesuai kualitas oli. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan kerusakan komponen lain. Selain itu, suara knalpot menjadi tidak enak didengar.

 

6. Ada Kebocoran pada Seal Katup

Ada Kebocoran pada Seal Katup

Kamu pernah membongkar katup motor? Nah, di bagian katup ini terdapat sebuah seal. Fungsi utama seal adalah mencegah masuknya oli ke bagian manifold. Tapi, dalam jangka waktu tertentu, seal katup bisa mengeras. Akibatnya, daya rapat seal katup menurun.

Saat daya rapat menurun, oli bisa masuk dengan mudah ke manifold atau mesin. Inilah yang menyebabkan knalpot tampak ngebul. Solusi terbaiknya, kamu harus mengganti seal katup tersebut.

 

7. Tipe Knalpot

Type Knalpot

Motor kamu menggunakan knalpot racing? Umumnya, tipe ini menggunakan sistem semprot oli ke knalpot untuk bertahan di suhu yang tunggu. Dampak negatifnya, oli bercampur dengan sisa pembakaran sehingga menghasilkan suhu gas exhaust relatif tinggi. Hal itulah yang menyebabkan kebakaran di bagian dalam knalpot.

Ketika volume oli mesin dalam keadaan cukup, peristiwa tersebut tidak berbahaya. Karena itu, kamu harus memastikannya setiap saat. Caranya dengan melepas knalpot motor, lalu mencoba menyalakan mesin. Jika keluar asap putih, kamu harus waspada.

Jadi, sebaiknya, untuk motor harian, gunakan knalpot standar. Meski memiliki risiko kerusakan, knalpot standar relatif aman asal semua komponen motor normal.

Itulah penyebab mesin ngebul yang paling sering terjadi pada motor harian. Penurunan fungsi komponen motor karena pemakaian memang tidak bisa dihindari. Tapi, kamu bisa memperpanjang usia pemakaian motor dengan melakukan perawatan.

Baca Juga :

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *