by

7 Penyebab Mesin Ngebul Yang Harus Kamu Waspadai

Kalau motor 2-tak mengalami gejala mesin ngebul, tentu wajar. Hal ini lantaran dalam pembakarannya, oli samping juga ikut terbakar. Guna oli samping adalah melumasi piston.

Namun bila motor 4-tak mengeluarkan asap putih, barulah kamu waspada. Hal ini sering ditemui terutama saat kuda besi tersebut sudah berumur. Ketika menghadapi kondisi seperti ini, berhati-hatilah.

Pasalnya, knalpot motor keluar asap putih di motor 4-tak tersebut menandakan mesin kendaraan kamu tengah bermasalah di ruang pembakaran. Biasanya penyebab motor berasap tersebut, akibat sisa pembakaran gas yang menghasilkan banyak emisi. Jika dibiarkan, emisi bisa mengganggu lingkungan.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengetahui penyebab mesin ngebul. Kemudian mencari solusi terbaiknya, agar kondisi mesin kembali normal.

Sebenarnya, ada sejumlah penyebab motor ngebul. Tentunya komponen-komponen mesin kamu wajib periksa. Penyebab motor berasap itu, mungkin terjadi karena sejumlah faktor yang mempengaruhi kinerja mesin.

Penasaran ingin tahu penyebab motor ngebul? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Motor Ngebul

Penyebab mesin ngebul
Penyebab mesin motor ngebul atau berasap biasanya adalah kesalahan kamu sendiri yang jarang merawat motor kesayangan.

Ketika kamu mengalami kondisi mesin ngebul, biasanya penyebab motor berasap dipengaruhi oleh sejumlah komponen, Sob! Mulai dari oli yang terlalu encer, ring piston aus, hingga seal klep bermasalah.

Nahasnya, mesin ngebul bisa terjadi karena blok silinder sudah baret. Bisa juga karena terjadi kebocoran di sejumlah komponen mesin. Hal ini tentunya bisa jadi penyebab knalpot motor berasap.

Dalam kondisi seperti ini, tentunya kamu wajib melakukan pengecekan secara menyeluruh terkait penyebab mesin ngebul. Karena penggunaan knalpot yang kurang tepat saja dapat mengakibatkan mesin ngebul, Bro!

Sebaiknya kamu perlu cermat juga menghadapi kondisi seperti ini. Daripada berpanjang lebar, kali ini Moladin juga akan memberikan informasi cara mengatasi knalpot ngebul.

Cara Mengatasi Knalpot Ngebul

Cara mengatasi motor ngebul
Cara mengatasi motor ngebul ada banyak, intinya kamu perlu melakukan perawatan secara berkala.

Sebagai gambaran untuk kamu yang mengalami mesin ngebul, setidaknya ada tujuh hal yang menjadi penyebab motor berasap. Dalam pembahasan ini, kami juga bakal memberi solusinya sekaligus supaya bisa langsung kamu tanggulangi.

Ingin tahu apa saja penyebab motor keluar asap putih beserta solusinya? Simak bahasan berikut:

1. Penggunaan Oli Encer Dapat Menyebabkan Mesin Ngebul

Pakai Oli Encer, Bisa Menyebakan Mesin Ngebul
Lakukan ganti oli secara berkala untuk mencegah mesin motor ngebul.

Sebagai informasi untuk kamu, pada dasarnya setiap mesin memiliki spesifikasi teknis sesuai dengan ketentuan SAE. Salah satunya teknis pemakaian oli, yang tentunya kamu perlu perhatikan.

Salah-salah dampaknya mengakibatkan mesin ngebul, Sob! Untuk itu kamu harus memastikan oli yang digunakan sudah mencapai standar SAE.

SAE ini adalah badan internasional yang mengeluarkan standar kekentalan oli.  Jika oli yang kamu pakai terlalu encer, bisa berbahaya bagi mesin motor.

Baca juga  Dilema Isi Ban Dengan Angin Biasa atau Nitrogen, Mana Lebih Baik?

Ingin tahu penyebabnya? Oli yang terlalu encer berpotensi memasuki celah kecil pada mesin. Akibat yang terjadi, knalpot motor keluar asap putih. Meski baru melakukan penggantian oli.

Oleh karena itu, kamu perlu cermat dalam memilih oli yang sesuai dengan standar pelumas yang digunakan oleh sepeda motor kamu. Jangan sampai menyebabkan mesin ngebul, pastinya akan mengganggu kenyamanan kamu dan juga pengendara lainnya.

2. Bagian Ring Piston Aus, Jadi Penyebab Mesin Ngebul

Ring Piston Aus menyebabkan mesin ngebul
Ring piston yang aus sangat rentan membuat mesin ngebul, kalau ini terjadi harus ganti satu set

Kendala lain yang dapat menyebabkan mesin ngebul adalah Piston yang cenderung sudah tidak dalam kondisi prima. Piston merupakan komponen pada motor yang memiliki cincin atau ring.

Ada dua jenis ring piston, yaitu ring kompresi dan oli. Fungsi utama ring kompresi adalah merapatkan celah piston dan blok silinder. Tujuannya supaya kompresi tidak bocor.

Sementara ring oli berfungsi untuk mencegah masuknya oli dari ruang engkol ke ruang bakar. Ketika kedua ring tersebut mengalami keausan, celahnya membesar.

Akibatnya, oli akan masuk dengan mudah ke ruang pembakaran. Kalau hal ini tidak diatasi, tenaga mesin bisa melemah, terutama saat pertama kali dinyalakan di pagi hari.

Untuk mengatasinya, kamu harus mengganti satu set ring piston. Proses penggantiannya cukup sulit, karena lokasi ring berada di jantung mesin motor. Karena itu, kamu mesti membongkar mesin.

Bila tidak bisa melakukannya sendiri, bawa motor ke bengkel terdekat. Lalu, minta bantuan teknisi untuk memasang pengganti ring tersebut.

3. Kerusakan pada Seal Klep, Menyebabkan Mesin Ngebul

Kerusakan pada seal klep penyebab mesin ngebul
Seal klep sangat rentan membuat mesin motor ngebul

Selanjutnya, penyebab mesin ngebul bisa ditenggarai oleh seal klep yang mengalami kerusakan. Akibatnya knalpot motor keluar asap putih.

Seal klep merupakan komponen yang memisahkan ruang head silinder dan payung klep. Sewaktu-waktu, seal klep bisa robek sehingga memudahkan oli masuk ke ruang bakar.

Dampaknya oli ikut terbakar bersama mesin. Kalau sudah demikian, knalpot motor bisa mengeluarkan asap putih. Lalu, apa yang memicu seal klep rusak?

Nah, biasanya yang menjadi penyebab seal klep rusak cukup beragam, faktor pemakaian hingga kualitas seal klep yang kurang baik menjadi penyebab seal klep mengalami kerusakan.

4. Bagian Blok Silinder Sudah Baret

Blok Silinder Baret Bisa mengakibatkan mesin ngebul
Blok silinder yang baret bisa berakibat mesin ngebul, hal ini bisa terjadi karena usia pakai dan kualitas pelumas yang buruk

Mesin memiliki bagian yang disebut blok silinder. Ketika ada baret di blok silinder, oli motor bisa merembes lewat celah bawah ke ruang bakar.

Penyebab mesin ngebul yang sering terjadi, karena blok silinder sudah tidak dalam kondisi sempurna. Biasanya, kemunculan baret pada blok silinder disebabkan oleh kualitas pelumas yang buruk.

Baca juga  Kenali Ciri-Ciri CDI Rusak dan Cara Mengatasinya!

Sebagai catatan penting untuk kamu, blok silinder sangat rentan mengalami kerusakan karena, kamu telah mengganti oli. Untuk itu, kamu perlu melakukan pergantian oli secara berkala, Sob!

Baca Juga :

5. Packing Kepala Silinder Mengalami Kerusakan

Packing Kepala Silinder Mengalami Kerusakan
Packing Kepala Silinder Mengalami Kerusakan

Packing kepala silinder berada di tengah sambungan blok dan kepala silinder. Fungsi utama packing tersebut, yakni merapatkan ruang agar kompresi tidak hilang. Di samping itu, packing berguna untuk merapatkan jalur oli dari bak menuju kepada silinder.

Ketika permukaan packing rusak, kompresi bisa bocor. Dampaknya, oli mengalir keluar jalurnya. Saat itu, knalpot motor kamu masih mengeluarkan asap normal.

Tapi, rembesan oli di permukaan packing semakin banyak. Jika dibiarkan, oli akan mengalir ke ruang bakar, yang akhirnya bisa menyebabkan mesin ngebul dalam kurun waktu mendatang.

Mengapa? Karena saat oli masuk ke ruang bakar, knalpot mengeluarkan asap sesuai kualitas oli. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan kerusakan komponen lain. Selain itu, suara knalpot menjadi tidak enak didengar.

6. Ada Kebocoran pada Seal Katup

Ada kebocoran pada Seal Katup, mengakibatkan mesin ngebul
Ada kebocoran pada Seal Katup, mengakibatkan mesin ngebul

Apakah kamu pernah membongkar katup motor? Nah, di bagian katup ini terdapat sebuah seal. Fungsi utama seal adalah mencegah masuknya oli ke bagian manifold.

Namun dalam jangka waktu tertentu, seal katup bisa mengeras. Akibatnya, daya rapat seal katup menurun. Ketika daya rapat menurun, oli bisa masuk dengan mudah ke manifold atau mesin.

Tentunya hal ini bisa menyebabkan mesin ngebul, dan biasanya juga knalpot motor keluar asap putih. Solusi terbaiknya, kamu harus mengganti seal katup tersebut.

7. Cermat Memilih Knalpot, Karena Bisa Mengakibatkan Mesin Ngebul dan Kena Tilang

Type Knalpot yang salah mengakibatkan mesin ngebul
Penggunaan knalpot yang salah mengakibatkan mesin ngebul. Sebaiknya pakai knalpot standar

Motor kamu menggunakan knalpot racing? Umumnya knalpot jenis ini hadir untuk membuat suara motor menggelegar di tipe sport, seperti Yamaha R15, Yamaha MT-15, dan lain-lain. Di samping itu, knalpot racing diklaim pula bisa meningkatkan performa mesin.

Hanya saja knalpot racing bukan tanpa kekurangan. Komponen gas buang tipe ini menggunakan sistem semprot oli ke knalpot untuk bertahan di suhu yang tinggi. Dampak negatif yang bisa terjadi, oli bercampur dengan sisa pembakaran. Sehingga menghasilkan suhu gas exhaust relatif tinggi. Hal itulah yang menyebabkan kebakaran di bagian dalam knalpot.

Baca juga  Hal Sepele Ini Penyebab Velg Motor Bengkok

Saat volume oli mesin dalam keadaan cukup, peristiwa tersebut tidak berbahaya. Karena itu, kamu harus memastikannya setiap saat. Caranya dengan melepas knalpot motor, lalu mencoba menyalakan mesin.

Apabila kondisi mesin ngebul mengeluarkan asap putih, dalam kondisi seperti ini kamu sudah wajib waspada.

Sebaiknya, untuk kamu yang menggunakan motor untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Alangkah baiknya menggunakan knalpot standar. Meski tetap memiliki risiko kerusakan, knalpot standar relatif aman, asal semua komponen motor normal. Oh ya, penggunaan knalpot racing juga bisa membuat kamu terkena sanksi tilang, lho!

Pasalnya penggunaan knalpot racing dengan tingkat kebisingan yang tinggi, dilarang dalam aturan lalu lintas.

Dasar hukumnya ada pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 285 disebutkan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan.

Dasar Hukum Knalpot Laik Jalan 

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Atas pasal itu, pihak kepolisian bisa menilang pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak memenuhi syarat laik jalan. Bahkan, bila tanpa menggunakan alat pengukur kebisingan suara.

Standar tingkat kebisingan knalpot sudah ditentukan di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Buat motor 80cc – 175cc maksimal bising 83 dB dan di atas 175cc maksimal bising 80 dB.

Itulah sejumlah penyebab mesin ngebul yang paling sering terjadi pada motor harian. Penurunan fungsi komponen motor karena pemakaian memang tidak bisa dihindari.

Pun begitu, kamu bisa memperpanjang usia pemakaian motor dengan melakukan perawatan secara benar. Sekarang sudah tahukan apa saja penyebab mesin ngebul dan cara menanganinya.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat buat kamu, dan bisa menjadi solusi ketika mesin motor kamu ngebul, Sob!

Baca Juga :

Comment

Leave a Reply

Terbaru