Tips Merawat Komponen CVT Di Motor Matic, Caranya Simpel!

Moladin – Tips merawat komponen CVT di motor matic, ternyata caranya simpel! Sejatinya mekanisme kerja mesin motor matic merek apapun terlihat kompak. Maksudnya, saat grip gas dibuka perlahan, maka dengan seirama komponen pemindah daya langsung memutar roda belakang. Itu karena motor matic didukung CVT (Continuously Variable Transmission), terdiri dari V-Belt penghubung puli primer dan skunder dengan kopling sentrifugal (otomatis).

Saking kompaknya, motor matic tidak butuh komponen pemindah gigi macam gir rasio yang ada pada motor bebek atau motorsport. Tidak heran jika motor matic seperti Honda Beat, Yamaha Mio atau Suzuki Nex suara mesin dan putarannya terbilang sangat halus. Hal itu terasa mulai dari rpm bawah sampai atas.

Akan tetapi sehalus-halusnya mesin motor matic dengan CVT, kalau ada salah satu komponennya bermasalah biasanya lebih cepat terasa gejalanya. Selain timbul suara berisik, terkadang jalannya motor seperti tersendat. Dan itu mulai terdeteksi ketika mesin dihidupkan hingga grip gas dibuka untuk menjalankan motor.

Yamaha FreeGo

*DP mulai dari

“Gejala-gejala seperti itu biasanya disebabkan belt di puli mulai kotor, roller miring (peang), lubang alur di mangkuk puli skunder agak terkikis atau mangkuk kampas kopling sentrifugal tak rata lagi. Makanya timbul suara aneh dan jalan skubek tidak normal,” terang Mabruri Nuryana alias Ruri, Instruktur Mekanik sekolah HMTC (Hartomo Mechanical Training Centre) Depok, Jawa Barat.

Ruri menegaskan kalau sumber semua masalah selain cara pakai yang kasar juga tergantung pemilik merawatnya. Apalagi komponen di dalam CVT rawan dengan yang namanya debu, oli dan air. Sehingga ketika pemilik sudah tidak perduli biasanya komponen gampang rusak, timbul suara berisik hingga jalannya tersendat.

Perawatan Matic

Nah, cara paling sederhana merawatnya adalah dengan menjaga kondisi komponen di dalam CVT agar terhindar dari 3 hal tadi. Untuk itu biasakan selalu bersihkan filter udara CVT tiap 3 bulan atau berbarengan saat servis berkala. Namun jika filter udara mulai berpori besar, tersumbat atau robek disarankan segera diganti dengan yang baru.

“Dengan filter yang baik akan menghindari debu campur air masuk ke rumah CVT dan mengendap di belt atau roller. Karena kedua komponen itu bukan cuma cepat terkikis tapi akan timbulkan suara mendecit. Parahnya lagi jalannya tunggangan tidak lancar lagi,” lanjut Ruri di Jl. Tole Iskandar, Depok.

tips-merawat-komponen-cvt-di-motor-maticJika sering digunakanan secara kasar, komponen utama di puli skunder mudah terkikis

Agar kerja komponen tetap kompak, persoalan muncul bukan cuma juga dari cara perawatan yang tidak tepat tapi juga cara pakainya. Apalagi beberapa bagian komponen di CVT seperti di kopling sentrifugal ada juga yang gunakanan pelumas berupa gemuk (grease) khusus. Sehingga harus dilakukan penggatian secara berkala dan disarankan untuk lakukan pelumasan tiap 1 tahun sekali.

Jika sering menggunakan motor matic secara kasar dan tidak tepat, komponen paling rawan terkikis adalah 3 lubang alur yang ada di rumah puli skunder. Biasanya terlihat agak coak yang menyebabkan jalannya motor matic terasa seperti tersendat. Penyebab lainnya bisa juga dari mangkuk rumah kopling yang sudah tidak rata alias peang.

Vespa Primavera 150 New

*Angsuran mulai dari

“Untuk itu, cara merawat motor matic paling sederhana adalah dengan rajin mengecek kondisi komponen di dalam CVT juga cara pakai yang tidak sembarangan,” wanti Ruri.

Baca Juga:

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *