oleh

Formula E Jakarta, Balapan Jet Listrik Pertama di Indonesia

Perhelatan balap mobil listrik International Formula E Jakarta akhirnya resmi berlokasi di area Taman impian jaya Ancol. Rencananya hal ini, terlaksana pada Juni 2022 mendatang. 

Menariknya lagi, Jakarta telah resmi masuk ke dalam kalender Formula E 2022. Penunjukan lokasi tersebut tidaklah mudah, sebab banyak tarik ulurnya. Lantas bagaimana awal mula Jakarta bisa menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik tersebut?

Bermula pada 2019, di mana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pernah menyebut bahwa Ibu Kota akan menjadi tuan rumah gelaran Formula E pada tahun 2020 lalu. Namun, realisasi wacana Gubernur DKI tersebut tidaklah mudah.

Sebab, dalam persiapannya, Indonesia sedang terkena pandemi Covid-19 yang tentunya membuat keberlangsungan ekonomi tidak stabil. Selain itu, venue juga belum diputuskan karena keterbatasan interaksi para pemegang kebijakan yang notabennya saat itu lebih fokus menangani pencegahan dan penanggulangan pandemi.

Pun begitu juga lika-liku persiapan Formula E Jakarta bukan hanya dari soal adanya pandemi, hal lain seperti politik, sosial dan hukum juga berbaur mengisi dinamika pesiapan perhelatan akbar otomotif Internasional tersebut.

Nah, untuk lebih jauh membahas mengenai lika-liku persiapan Formula E, mari kita simak ulasan lengkapnya.

Lokasi Awalnya di Monas

formula e jakarta
Monas

Pilihan pertama lokasi untuk event Formula E Jakarta adalah Monas. Yup, Monas yang merupakan salah satu ikon kota Jakarta.sempat digadang-gadang akan disulap menjadi sirkuit Formula E.

Baca juga  Ini Alasan Pemilihan Ancol Sebagai Sirkuit Formula E 2022

Wacana lokasi di Monas kemudian tidak mendapat izin dari Pemerintah pusat karena dikhawatirkan merusak cagar budaya Monas, menganggu mobilitas istana dan kantor-kantor pemerintahan disekitarnya. Setelah itu muncul pula wacana menggunakan lokasi jalan Sudirman – Thamrin, namun hal tersebut susah terwujud karena akan mengganggu mobilitas warga dan perkantoran disepanjang jalan tersebut.

Selanjutnya, ada tiga lokasi pilihan lainnya yang sekiranya bisa disulap menjadi arena sirkuit Formula E serta tidak mengganggu kegiatan masyarakat ibu kota. Yaitu area  Stadion Gelora Bung Karno (GBK), area Pantai Indak Kapuk (PIK), serta area Taman Impian Jaya Ancol.

Dari ketiga pilihan lokasi tersebut area Ancol yang layak dan mendapat restu dari FIA untuk perhelatan Formula E yang akan berlangsung pada bulan Juni 2022 mendatang.

“Dari beberapa lokasi yang sudah beredar untuk menggelar event formula E, semuanya bagus-bagus. Punya cerita tentang Jakarta dan lintas Formula E memang lintas jalan raya. Adapun lima wacana lokasi sebelumnya adalah Monas, GBK, kemudian Sudirman – Thamrin, PIK, Kemayoran dan Ancol. Namun setelah dikaji oleh FIA, Ancol yang layak untuk perhelatan tersebut,” jelas Sahroni dalam keterangan resminya (22/12/2021).

Peserta dan tiket Formula E Jakarta

Jakarta sudah resmi masuk di kalender jadwal Formula E yang akan menggelar seri ke-9 di Ancol pada 4 Juni 2022. Rencananya, event balap mobil listrik ini akan diikuti oleh 22 peserta dari berbagai negara. Oh ya, di dalam peraturan Formula E, satu team ada 2 pembalap.

Baca juga  Harga tiket Formula E Jakarta, dari VIP sampai Festival

Kemudian soal harga tiket, pihak panitia Formula E juga belum bisa membocorkan harganya ke publik. Rencananya mereka akan merilis harga tiket di awal tahun 2022.

“Soal harga tiket belum bisa kami infokan. Nanti awal tahun 2022 akan kami rilis harga resminya. Jadi sabar ya,” imbuh Sahroni.

Walau demikian, kita bisa cek harga tiket Formula E di beberapa negara lain. Sebut saja di Riyadh, Arab Saudi yang bakal berlangsung akhir Januari 2022. Banderolnya mulai 250 SAR untuk satu hari atau setara Rp 900 ribuan.

Kemudian harga tiket Formula E di Berlin, Jerman yang berlangsung Mei 2022 memang agak lebih mahal dibanding Arab Saudi. Di Jerman, tiket dijual 179 Euro untuk dua hari atau setara Rp 2,8 jutaan.

Jadi, berapa harga tiket Formula E Jakarta? Ya, kurang lebih kamu bisa menduganya sendiri.

Sistem Balapan dan Penilaian Formula E

Formula E jakarta
Ajang Formula E

Balapan Formula E Jakarta hanya digelar sehari. Dua latihan bebas (45 menit dan 30 menit) digelar pagi hari. Setelah itu dilakukan sesi kualifikasi (sekitar 1 jam). Kemudian, lomba akan berlangsung 45 menit plus satu putaran.

Baca juga  Kilas Balik Sirkuit Ancol, Dari Era 70-an Hingga Formula E

Sementara untuk sistem penilaiannya adalah sama dengan Formula 1. Pembalap yang juara mendapat nilai 25, runner-up meraih 18, dan yang di urutan ketiga mendapat 15.

Tim yang finis 10 besar akan kebagian poin. Dengan sistem pembagian dari 1 hingga 10 berdasarkan urutan: 25-18-15-12-10-8-6-4-2-1.

Sekilas Sejarah Formula E

Pembahasan Formula E Jakarta tentu kurang menarik jika tidak mengulas sejarah awal mula adanya event tersebut. Formula E merupakan ajang balap mobil listrik kursi tunggal dengan daya yang telah diatur. Kejuaraan ini pertama kali digagas pada 2011 oleh Jean Todt dan musim perdananya digelar di Beijing, China pada September 2014.

Sejak kali pertama digelar, Formula E berstatus sebagai Kejuaraan Dunia atau setara dengan Formula 1. Ajang ini juga telah disetujui dan masuk dalam kalender Federasi Otomotif Internasional (FIA).

Tuan rumah penyelenggara biasanya menggelar balapan di jalan utama yang disulap menjadi sirkuit dengan panjang lintasan bervariasi mulai 1,9 km sampai 3,4 km.

Balapan ini digelar untuk bisa mengangkat industri mobil listrik sekaligus sebagai usaha untuk mendukung pengurangan emisi karbon dioksida dan menggantinya dengan listrik yang dianggap lebih hemat bahan bakar.

Moladiners, itulah ulasan mengenai Formula E Jakarta yang akan digelar di Ancol pada 4 Juni 2022. Penasaran pingin nonton?

Simak terus Moladin.com untuk mendapatkan informasi otomotif menarik lainnya.

Terbaru