by

1.229 Mobil Mitsubishi Kena Recall 2020, Apa Penyebabnya?

Mobil Mitsubishi Recall 2020 – Mitsubishi melakukan recall atas 1.229 mobil di Indonesia. Total tersebut dibagi dalam tiga model: Lancer EX, Outlander Sport, dan Delica.

Ketiganya sudah tidak lagi dijual di Indonesia. Walau demikian, Mitsubishi tetap memperhatikan kenyamaan pengunanya.

“Program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kami dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan serta memberikan jaminan layanan purna jual berkualitas,” kata Direktur Aftersales Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Eiichiro Hamazaki dalam siaran pers yang kami terima, kemarin (27/2).

Recall atas Lancer EX, Outlander Sport, dan Delica tersebut dimulai 28 Februari 2020 di seluruh diler kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di Indonesia.

Penyebab Recall

Jumlah Kendaraan Terlibat (Unit)

Model

Tahun Produksi

Penggantian Engine Auto Tensioner

1,217

Lancer EX

2008-2010

2

Outlander Sport

2010-2011

1

Delica

2010

Baca juga:

Baca juga  Perjalanan Mitsubishi Xpander di Indonesia, Dari Konsep Hingga Kini

Apa Penyebab 1.229 Mobil Mitsubishi Kena Recall pada 2020?

mobil mitsubishi recall 2020
Bila dibiarkan komponen ini tidak diperbaiki, mesin bisa mengalami overheat

Menurut Mitsubishi, sejauh ini memang belum ada keluhan dari konsumen. Hanya saja mereka melakukan recall untuk mencegah terjadinya masalah lebih lanjut

Penyebab mobil Mitsubishi kena recall pada 2020, tidak lain ada di desain komponen Engine Auto Tensioner yang kurang sempurna. Alhasil tekanan atau gaya tahanan geser menjadi tinggi, seiring umur pemakaian. Durabilitas komponen tersebut juga jadi berkurang dari seharusnya.

Hal ini  berpotensi menyebabkan dudukan Engine Auto Tensioner yang dibautkan ke blok mesin retak, saat mesin mendapat beban/putaran tinggi secara berulang. Efek terparahnya, Engine Auto Tensioner akan patah/pecah.

Kalau sudah pecah, drive belt pun bakal terlepas. Padahal fungsi drive belt sangat vital, sebagai penerus putaran mesin untuk menyatukan putaran pompa oli power steering, putaran alternator serta putaran pompa air sirkulasi cairan pendingin radiator.

Dalam kondisi drive belt yang terlepas ini berakibat pada empat hal. Pertama, lampu engine check menyala. Kedua, tekanan oli power steering bisa hilang. Ketiga, performa baterai/accu menurun. Keempat, mesin overheat.

Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di diler resmi kami dengan prosedur yang mudah serta kompensasi penggantian part yang terkait tanpa biaya.” jelas Eiichiro.

Baca juga  Resmi Dijual, Harga Mitsubishi Xpander Facelift Semakin Mahal!

Program Mobil Mitsubishi recall 2020 yang melibatkan Lancer EX, Outlander Sport & Delica ini sekaligus wujud kepatuhan terhadap ketentuan peraturanperundang-undangan Indonesia. Khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor dan Nomor PM 53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor.     

Comment

Leave a Reply

Terbaru