by

Cara Memilih Carbon Cleaner Mobil, Jangan Asal!

Salah satu perawatan mobil yang harus dilakukan adalah membersihkan dengan carbon cleaner. Sebelum melakukannya, berikut cara memilih carbon cleaner mobil agar performa mobil tetap maksimal.

Penggunaan pembersih ini sangat diperlukan, karena bisa membuat kinerja mesin semakin mantap. Terlebih pada ruang bakar, di mana sisa pembakaran sering meninggalkan residu yang membuat performa mobil sering tidak maksimal.

Adapun residu karbon ini disebabkan dengan penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan standar regulasi yang ditetapkan. Dengan begitu, maka pembakaran menjadi tidak maksimal dan meninggalkan kerak pada ruang mesin.

Jika sudah ada kerak yang bakal mengganggu kinerja di ruang mesin, dampaknya adalah performa mesin menjadi tidak maksimal dan lebih cenderung lemot ketika tengah dipaksakan untuk berakselerasi.

Cara yang bisa dilakukan adalah dengan membersihkan ruang mesin menggunakan carbon cleaner. Penggunaan zat kimia ini juga ada hal yang harus diperhatikan. Terlebih pada saat penggunaannya juga harus dikerjakan dengan teliti.

Pilih Carbon Cleaner Berbentuk Foam

carbon cleaner mobil
Manfaat carbon cleaner untuk mesin mempertahankan kinerja maksimal

Dalam memilih carbon cleaner mobil yang baik, ada hal yang harus diperhatikan. Menurut penjelasan dari Dimitri Fitra dari DMT Car Care yang berlokasi di Depok, Jawa Barat menyarankan untuk menggunakan carbon cleaner dengan bentuk foam.

Baca juga  7 Tips Berkendara Aman Saat Hujan untuk Pengendara Mobil

“Kalau untuk cara memilih carbon cleaner mobil, saya lebih menyarankan untuk menggunakan yang foam. Kenapa? Karena di sini (DMT Car Care) kita pakai itu, dan memang untuk mengangkat kotoran begitu maksimal. Jadi dia bisa masuk ke semua sela, sehingga mudah dibersihkan,” buka Dimitri.

Dalam pengerjaannya pun menurut Dimitri juga memengaruhi. Pasalnya, dalam pengerjaan pembersihan menggunakan carbon cleaner mobil harus dikerjakan dengan teliti agar hasilnya maksimal dan kotoran semuanya terangkat.

“Kalau dari bahan bakunya memang saya menyarankan foam. Sedangkan menurut saya yang terpenting itu adalah proses pengerjaannya. Proses ini kan ibarat gurah mesin, enggak sembarangan. Carbon cleaner itu bukan tergantung pada bahan atau obatnya, tetapi pada bagaimana cara membersihkan langkah demi langkahnya,” tambah Dimitri.

Ketika kamu melakukan pembersihan tersebut seorang diri memang terlalu rumit. Alangkah baiknya untuk membawa mobil tersebut ke bengkel dan dilakukan secara berkala bersamaan dengan perawatan periodiknya.

“Kalau mengerjakannya juga asal atau tidak teliti, maka mau sebagus apa pun carbon cleaner mobil yang dipakai, maka hasilnya tidak akan maksimal. Jadi memang harus benar-benar teliti,” bebernya.

Baca juga  Pajak Progresif Mobil, Berikut Simulasi Perhitungannya

Langkah Melakukan Pembersihan Pakai Carbon Cleaner Mobil

carbon cleaner mobil
carbon cleaner mobil harus tepat dalam penggunaannya

Dalam prosesnya, ada beberapa langkah yang harus dikerjakan. Bahkan, untuk melakukan pembersihan ruang bakar tersebut dengan menggunakan carbon cleaner, kondisi mesin tidak boleh dalam keadaan dingin.

Hal ini akan berpengaruh pada reaksi carbon cleaner. Maka usahakan melakukannya dalam kondisi mesin yang tidak dingin.

“Kalau step pertama, mesin harus panas. Setelah itu gunakan carbon cleaner mobil. Selanjutnya, habis pakai obat berapa lama, tunggu sampai obat tersebut bereaksi. Nanti, saat obat tersebut bereaksi, harus disedot lagi dan dikerjakan benar-benar sampai bersih,” jelasnya.

Dalam pengerjaan pembersihan kerak mesin, biasanya durasi yang dibutuhkan bisa sekitar satu jam atau sampai dua jam. Namun ketika hal ini dikerjakan seorang diri tentunya hasilnya akan berbeda dibandingkan ketika dikerjakan oleh yang terbiasa.

“Pengerjaan pembersihan carbon cleaner sendiri sebenarnya bisa aja. Tapi, tentu hasil yang akan didapat bisa jadi berbeda. Karena untuk mengerjakan hal ini membutuhkan tingkat detail dalam pengerjaannya,” bebernya.

Waktu yang Tepat Menggunakan Carbon Cleaner untuk Mesin Mobil

carbon cleaner mobil
Carbon cleaner mobil dilakukan setiap 20 ribu kilometer

Sebagai ritual yang harus dilakukan pada rentang waktu 10 ribu sampai 20 ribu kilometer, tentu membersihkan mesin dengan carbon cleaner akan memberikan manfaat. Terlebih jika mobil ini digunakan untuk mobilitas harian.

Baca juga  Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Pas? Awas Keliru

Menurut Dimitri, ada manfaat yang akan didapat ketika melakukan pembersihan ruang mesin tersebut. Salah satu yang akan dirasakan adalah kinerja mesin yang semakin membaik.

“Bicara manfaatnya tentu tenaga yang dihasilkan dari mesin akan lebih maksimal. Terus, selama saya melakukan pengerjaan pembersihan menggunakan carbon cleaner mobil, mesin juga tidak mengelitik. Dan yang terpenting adalah mesin menjadi lebih halus,” imbuh Dimitri.

Sementara itu, jika mobil kamu tidak pernah melakukan pembersihan terhadap ruang mesin menggunakan metode carbon cleaner mobil, maka ada dampak yang akan dirasakan.

“Kalau tidak pernah dibersihkan dengan carbon cleaner, maka tenaga yang dihasilkan juga akan berkurang alias lemot. Mesin cepat panas serta akan menimbulkan efek penggunaan bahan bakar yang berlebihan alias boros,” tandasnya.

Selama mobil kami masih dalam masa garansi perawatan berkala di bengkel resmi, sebaiknya kamu meminta kepada bengkel untuk melakukan pembersihan tersebut. Namun, jika kamu melakukan perawatan mobil pada bengkel biasa, pastikan carbon cleaner yang digunakan adalah barang yang asli bukan abal-abal.

Simak informasi otomotif terbaru di moladin.com

Terbaru