Prediksi Mitsubishi Xpander Bermesin 1.300cc, Mungkinkah?

Mitsubishi Xpander 1.300cc -Eksistensi Mitsubishi Xpander sudah hampir dua tahun di Tanah Air. Mobil ini bertahan hanya dengan satu pilihan mesin yaitu 1.500cc.

Padahal kalau melihat kompetitor seperti Toyota Avanza, punya dua pilihan mesin: 1.500cc dan 1.300cc. Entah berefek atau tidak, penjualan wholesale Avanza jadi lebih baik dibanding Xpander.

Berdasar data Gaikindo, Avanza paling laris dengan 86.374 unit pada 2019. Sementara Xpander cuma 62.666 unit. Apakah mungkin untuk menggenjot penjualan, pabrikan tiga berlian bakal mengeluarkan varian murah, Mitsubishi Xpander bermesin 1.300cc?

Pakai Mesin 1.300cc Harusnya Xpander Lebih Irit dan Murah

Mitsubishi Xpander 1.300cc
Sejauh ini Xpander cuma mengandalkan mesin 1.500cc di pasar Indonesia

  

Alasan menghadirkan Xpander beremesin kecil sebenarnya masuk akal. Mobil ini bisa unggul dari sisi konsumsi bahan bakar irit dan harga jual yang lebih murah.

Konsekuensinya, performa mesin bakal menurun. Spesifikasi juga jadi banyak kurang. Mungkin soal fitur, tidak selengkap Xpander 1.500cc. Setidaknya ini yang terjadi di kasus Avanza 1.300cc.

Kalau benar Mitsubishi Xpander bermesin 1.300cc terwujud, sisi positifnya adalah pasar baru terbuka luas. Salah satunya, konsumen yang mengincar Xpander murah. Bukan tidak mungkim segmen LCGC 7-penumpang seperti yang dihuni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra bisa diambil.

Pasar fleet atau pembeli mobil borongan pun bisa jadi prospek bagus untuk Xpander 1.300cc. Kasus untuk Avanza, varian 1.300cc laris dijual sebagai taksi dengan nama Transmover.

Baca juga

Akankah Jadi Taksi?

Mitsubishi Xpander 1.300cc
Xpander mulai menyasar segmen fleet pada 2020

“Dua tahun, kami konsen ke retail konsumen, kalau melihat kue, ada segmen lain yang cukup besar yaitu fleet. Tahun ini kami mencoba meningkatkan fleet (untuk Xpander),” kata Head of Sales & Marketing, Imam Choeru Cahya di Acara Media Test Drive Xpander Cross, Bali, kemarin (4/2).

Dia menambahkan, sejauh ini pasar fleet baru berhasil digarap 15 persen dari total penjualan Xpander. Harapan Imam, bisa meningkat jadi 40-60 persen.

Bagaimana cara meningkatkan penjualan fleet? Apakah pakai Xpander 1.300cc? Sayangnya bukan.

Imam mengaku kehadiran Mitsubishi Xpander 1.300cc bukanlah solusi untuk saat ini. Dia lebih memilih menggenjot lagi promosi untuk varian terendah Xpander, seperti GLX dan GLS. Pasalnya sekarang yang lebih banyak terjual adalah varian tertinggi:  Ultimate, Exceed, dan Sport.

Imam menambahkan, pasar fleet yang dimaksud untuk Xpander juga bukan taksi. Dia lebih memilih masuk ke konsumen korporasi dan rental mobil.

Pernyataan Imam tersebut sekaligus menepis kabar bahwa Xpander akan jadi taksi dan dibekali mesin 1.300cc. Setidaknya tahun ini, tidak bakal lahir varian tersebut. Namun bukan tidak mungkin,  strategi mereka berubah pada tahun depan. Kita tunggu saja sama-sama.

Share this!

Baghendra Lodra

Jurnalis otomotif sejak 2012. Spesialisasinya sebagai reviewer motor dan mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *