by

Manfaat dan Dampak Buruk Cairan Ban Tubeless

Ban tubeless adalah ban yang didesain sederhana, tanpa ban dalam. Awalnya hanya kendaraan roda empat saja yang menggunakan ban tubeless. Seiring dengan waktu berlalu dan teknologi  semakin berkembang, banyak motor yang menggunakan ban tubeless juga.

Perbedaan Ban Tubeless dan Ban Biasa

2 30
Ban tubeless di desain sederhana, tanpa ban dalam

Sepintas memang ban tubeless dan ban biasa (with tube) tampak sama. Terutama kalau dilihat dari luar. Lalu, apa sih yang membedakan keduanya?

Perbedaan yang utama adalah ban tubeless tidak menggunakan ban dalam. Agar bisa menahan angin maka bagian ban dan pelek harus dibuat sangat rapat.

Para pengguna ban ini pasti sudah tidak asing dengan cairan ban tubeless. Saat menggunakan ban ini pasti akan ditawari dengan cairan anti bocor. Itu merupakan senyawa kental yang mirip dengan gel berbahan dasar silikon atau lateks.

Gel tersebutlah yang bisa menempel pada dinding ban tubeless bagian dalam. Cairan ini diklaim memiliki formula khusus dan yang bisa mencegah kebocoran pada ban.

Manfaat Menggunakan Cairan Ban Tubeless

Cairan ban tubeless
Salah satu manfaatnya bisa menutup lubang di ban tubeless dengan sangat cepat, sehingga tidak sampai terjadi kebocoran

Seperti yang sudah disebutkan di atas, cairan ban tubeless memang bisa mencegah kebocoran pada ban. Fungsinya untuk menutupi lubang secara otomatis saat paku yang menancap di ban dilepas.

Baca juga  5 Tips Belajar Motor untuk Wanita yang Mudah dan Aman

Cairan ini dianggap bisa memberikan keamanan maksimal saat ban mengalami kontak dengan paku atau benda tajam lainnya. Caranya dengan meredam berkurangnya tekanan angin secara drastis saat ban terkena atau tertembus benda tajam, hingga ban tidak kempes.

Berbagai produsen pun mengklaim bahwa cairan ini mampu melindungi ban dari peluru kaliber 32. Bahkan tetap optimal saat terkena tusukan mencapai 3,5 cm.

Oleh karena itu, banyak yang menganggapnya sangat membantu. Terutama ketika ban terkena paku di tempat terpencil atau yang cukup jauh dengan tambal ban.

Baca juga:

Dampak Negatif Pakai Cairan Ban Tubeless

cairan ban tubeless
Cairan yang berada di dalam ban, berpotensi membuat motor tidak stabil saat ditunggangi

Sayangnya, penggunaan cairan ini masih memicu kontroversi. Beberapa produsen ban misalnya mengatakan bahwa penggunakan cairan ini berpotensi merusak struktur kandungan komponen roda.

1. Bikin Pelek Berkarat

Alasannya, cairan ban tubeless bersentuhan langsung dengan pelek motor. Itu bisa menyebabkan korosi atau karat pada pelek. Cairan anti bocor ini memiliki pH atau tingkatan asam basa yang digandeng dalam mineral.

Baca juga  Penyebab Motor Matic Cepat Panas dan Cara Mengatasinya

Kandungan ini akan menjadi musuh besi atau logam lainnya karena jadi penyebab karat bila terlalu asam alias kandungan asam terlampau tinggi. Pelek yang berkarat tentu tidak baik digunakan dalam jangka panjang.

Jika kamu ingin memasangkan cairan anti bocor, sebaiknya memilih cairan tanpa kandungan asam.

2. Menyumbat Lubang Pentil

Dampak negatif selanjutnya, cairan ini berpotensi menyumbat lubang pentil. Karena bahannya gel, maka cairan ini bisa menambal bagian yang bocor secara otomatis.

Jika gel tidak mengalir tepat pada bagian pentil, maka akan menyumbat lubang pentil. Tidak cuma mengganti pentil saja, nantinya jika penyumbatan ini terjadi kamu juga akan mengganti ban.

Bahkan rusaknya pentil akibat cairan itu malah bisa membuat ban lebih cepat bocor karena udara yang merembes melalui sela-sela pentil.

3. Mengganggu Keseimbangan Pengendara

Efek buruk lain, ternyata cairan ini juga berpotensi mengganggu keseimbangan pengendara. Cairan anti bocor yang berbentuk gel ini akan mengalir mengikuti bentuk dan perputaran roda. Ini berpengaruh terhadap keseimbangan perputaran roda.

Baca juga  Tips Lulus Ujian SIM Motor atau SIM C, Tanpa Calo!

Jika ban mengalami kebocoran, gel ini akan menggumpal pada satu titik yang bocor tersebut yang akhirnya akan mengganggu keseimbangan perputaran pada ban. Keseimbangan pengendara ini hal yang penting karena berkaitan dengan keamanan berkendara.

Cairan ban tubeless ini bahkan dianggap bisa jadi malah memperpendek umur ban. Ini karena pabrikan sudah membuat spesifikasi ban sesuai dengan karakternya yang apabila ditambahkan cairan zat kimia akan mengubah struktur kimia ban.

Sebelum memutuskan menggunakan cairan ini ada baiknya untuk memahami karakter ban yang digunakan. Apakah komponen ban tersebut soft, medium atau hard?

Jika kamu menggunakan ban dengan karakter yang hard atau keras, ada kemungkinan ban semakin keras apabila dimasuki cairan anti bocor ini.

Comment

Leave a Reply

Terbaru