Nggak Mau Kena Tilang? Ikuti Tips Ini Agar Terhindar

Moladin – Polda Metro Jaya masih gencar melakukan tindakan tilang terhadap pengemudi kendaraan mobil maupun motor yang tidak mematuhi peraturan dalam berkendara.

Dalam Operasi Patuh Jaya yang digelar serempak di 37 lokasi di Jakarta beberapa waktu lalu, setidaknya ada lebih dari dua ribu personel yang terlibat, yang terdiri dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, polisi, dan TNI.

Kabarnya, lebih dari ribuan kendaraan terjaring dalam operasi ini, masalahnya pun beragam. Buat mereka yang lengkap membawa surat kendaraan, dipastikan tidak akan terjaring razia. Ini bukan untuk keuntungan polisi atau aparat yang bertugas kok, melainkan untuk keselamatan dan keamanan pengguna itu sendiri.

 

Apa Saja Target yang Menjadi Incaran Polisi?

Pemeriksaan PolisiPengemudi yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi

Ketika melakukan penilangan atau penindakan, tentu aparat gabungan memiliki alasan. Utamanya, adalah karena pengemudi kendaraan tidak patuh atau melanggar peraturan yang berlaku. Tidak peduli alasannya, kalau melanggar ya tentu salah dan harus diberikan tindakan supaya pengemudi tidak lagi mengulangi.

Intinya, Operasi Patuh Jaya ini bertujuan memberikan efek jera bagi semua pengemudi yang melanggar lalu lintas dan mengganggu kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan sesama pengguna jalan raya.

Target yang menjadi sasaran aparat juga tidak hanya melanggar lalu lintas seperti melawan arus, tetapi juga pengendara yang melakukan modifikasi pada kendaraan, menggunakan ponsel ketika berkendara, tidak memiliki surat-surat kendaraan dan izin mengemudi, tidak menyalakan lampu di siang hari, hingga mengganti knalpot standar.

 

Tips Agar Tidak Kena Tilang

BPKB & STNKSurat-surat pengendara lengkap, dipastikan lolos dari razia

Sebenarnya, Anda bisa kok terhindar dari sasaran tilang polisi atau ikut terjaring dalam Operasi Patuh Jaya ini. Pastinya, dengan tertib dan disiplin dalam berkendara, dong!

Jalan tidak hanya Anda yang menggunakan, jadi hargailah pengguna yang lain demi kenyamanan dan keamanan bersama. Ketika terjadi masalah yang tidak diinginkan, seperti misalnya kecelakaan, tentu Anda juga merugikan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Agar terhindar dari incaran petugas razia di jalanan, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini.

 

1. Siapkan Surat-Surat Kendaraan

Ini tentu saja sangat penting, karena ketika Anda terjaring razia atau petugas meminta Anda untuk menghentikan kendaraan, pasti hal pertama yang ditanyakan adalah kelengkapan surat, seperti STNK maupun SIM. Jika Anda tidak membawa salah satu atau bahkan keduanya, sudah pasti surat tilang-lah yang berada dalam genggaman. Apa pun alasannya, tidak membawa STNK atau SIM ketika berkendara adalah kesalahan yang fatal.

 

Yamaha Fino 125

*DP mulai dari

 

2. Jangan Lupa Untuk Selalu Pakai Helm, Hal Ini Bisa Kena Tilang

Ke mana pun Anda pergi, mau dekat atau pun jauh, selalulah pakai helm. Terutama jika Anda melewati jalan raya yang rawan akan tindakan razia. Sayangnya, ini sering kali terlupa, dan bepergian dekat “hanya ke situ saja” menjadi alasan klise yang sering diutarakan pengendara yang tertangkap petugas karena melanggar.

Sebenarnya, mengenakan helm ketika Anda melakukan perjalanan dengan motor ini murni untuk keselamatan Anda sendiri kok. Helm menjadi pelindung kepala ketika nanti terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan yang menyebabkan benturan pada kepala.

 

3. Cek Kesiapan Kendaraan

Salah satu syarat kendaraan yang lolos dari Operasi Patuh Jaya alias razia adalah memiliki bagian-bagian yang lengkap dan berada dalam kondisi normal. Ini termasuk spion lengkap di bagian kanan dan kiri, lampu sein menyala ketika dinyalakan, begitu pula lampu utama.

Mungkin, di siang hari, penggunan lampu utama ini kurang efektif menurut Anda, padahal sekali lagi, petugas membuat peraturan ini demi keselamatan para pengguna jalan.

Lalu, masih ada lagi, yaitu knalpot. Anda pasti sering menjumpai, atau bahkan menjadi salah satu yang memodifikasi bagian motor satu ini. Entah menjadi bersuara lebih nyaring atau lebih menjeru seperti motor balap. Namun, sayangnya penggantian knalpot yang tidak sesuai dengan aturan justru membuat Anda mudah terjaring razia. Jadi, lebih baik tidak melakukan modifikasi berlebihan, ya!

 

4. Agar Tak Kena Tilang, Penumpang Maksimal Dua Orang

Pernah melihat pengendara motor membonceng dua orang? Biasanya, ini lebih sering terjadi pada ibu-ibu yang mengantar anaknya pergi ke sekolah. Sayangnya, ini adalah bentuk pelanggaran lalu lintas, karena kapasitas satu kendaraan roda dua maksimal dua orang. Kalau lebih, tentu akan sangat membahayakan, karena mengurangi keseimbangan.

 

5. Jangan Melawan Arus

Demi cepat sampai di tujuan, tak sedikit pengemudi yang memilih untuk melawan arus. Ini, biasanya terjadi kalau tempat memutar terlalu jauh dari destinasi tujuan. Sangat disayangkan, karena tindakan ini sangat fatal dan menyumbang angka kecelakaan tertinggi. Jadi, sebaiknya selalu patuh pada peraturan lalu lintas, ya!

 

Yamaha Fino 125 Grande

*DP mulai dari

 

6. Hindari Penggunaan Plat Motor Palsu

Jangan mengelabui petugas, karena mereka bisa melihat apakah motor Anda menggunakan plat nomor palsu. Kalau Anda merasa semua bagian motor lengkap begitu pula STNK dan SIM tetapi petugas masih menyetop Anda, bisa jadi karena urusan plat nomor yang palsu.

Meski dibuat semirip mungkin, plat nomor palsu masih bisa terdeteksi, lho! Tidak susah kok, disiplin berkendara, kan itu juga untuk kebaikan, keselamatan, dan kenyamanan Anda dalam berkendara. Yuk, mulai disiplin dari diri sendiri!

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *